Jalinan Ukhuwah Lintas Benua Masjid Baburrahman Sambut Hangat Jemaah Khuruj' dari Afrika




Dakwahpos, Bandung, – Suasana di Masjid Baburrahman, yang berlokasi di komplek Buah Batu Regency, Jalan Terusan Buah Batu, Kota Bandung, semakin semarak dan penuh berkah dengan kedatangan tamu istimewa. Selama sembilan hari penuh, masjid ini menjadi persinggahan bagi jemaah tabligh atau yang dikenal dengan jemaah khuruj' dari benua Afrika. Kunjungan ini merupakan bagian dari misi dakwah keliling dunia mereka, membawa pesan persaudaraan dan keimanan, yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh jemaah lokal Bandung.
Kedatangan rombongan dari Afrika ini disambut dengan kehangatan dan keramahan yang luar biasa oleh jemaah lokal Masjid Baburrahman. Rasa persaudaraan Islam, atau ukhuwah islamiyah, terasa begitu kental, melintasi batas-batas geografis dan budaya. Para jemaah lokal bergotong royong memastikan kenyamanan para tamu, mulai dari penyediaan akomodasi hingga kebutuhan sehari-hari, menunjukkan semangat khidmat dan penghormatan kepada tamu Allah.

Selama sembilan hari berada di Masjid Baburrahman, berbagai kegiatan seru dan penuh berkah dilaksanakan. Kegiatan utama berpusat pada majelis-majelis ilmu, salat berjamaah lima waktu, dan malam hari diisi dengan bayan (ceramah) serta ta'lim (pengajaran). Inti dari kegiatan ini adalah sharing-sharing pengalaman dan nasihat keagamaan. Para jemaah dari Afrika berbagi kisah inspiratif tentang perjuangan dakwah di negara mereka, memberikan suntikan semangat baru bagi jemaah lokal.

Kunjungan ini menarik minat semua kalangan di Buah Batu Regency. Kaum muda dan remaja setempat terlihat aktif berinteraksi dengan jemaah khuruj' dari Afrika. Mereka belajar langsung tentang pentingnya disiplin dalam ibadah dan pengorbanan dalam berdakwah. Interaksi dua arah ini menjadi kesempatan berharga untuk bertukar pandangan, memperkaya wawasan keislaman, dan membangun jejaring persaudaraan antarnegara.

momen kebersamaan yang hangat antara jemaah dari Afrika dan jemaah lokal. Para jemaah pria, muda dan tua, berdiri dan duduk bersama dalam barisan yang menunjukkan kesetaraan dan persatuan. Rombongan dari Afrika, yang terdiri dari orang tua yang bijaksana dan pemuda yang bersemangat, berbaur dengan jemaah lokal yang tampak mengenakan atribut khas kegiatan mereka. Momen ini bukan hanya diabadikan dalam foto, tetapi juga terpatri dalam hati sebagai kenangan akan persatuan global umat Islam.

Meskipun hanya berlangsung selama sembilan hari, dampak spiritual dan sosial dari kunjungan ini terasa sangat signifikan. Jemaah Masjid Baburrahman merasakan peningkatan gairah dalam beribadah dan mengamalkan ajaran agama. Keberkahan yang dibawa oleh para tamu telah menyegarkan suasana masjid dan komunitas sekitarnya, meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya menjaga waktu dan fokus pada tujuan akhirat.

Kunjungan jemaah tabligh dari Afrika ke Bandung ini membuktikan bahwa Islam adalah agama yang mempersatukan, melampaui perbedaan ras dan bahasa. Pengalaman ini diharapkan dapat memicu semangat dakwah di kalangan jemaah lokal dan memperkuat komitmen Masjid Baburrahman sebagai pusat kegiatan keagamaan yang terbuka dan inklusif. Kisah persaudaraan lintas benua ini menjadi catatan manis yang akan terus dikenang oleh seluruh komunitas Buah Batu Regency.

Oleh: Ridho Arif Mardiansyah KPI 3A 

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024