Dakwahpos.com, Bandung – Kegiatan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil yang rutin diadakan setiap malam Jumat di masjid miftahusa'adah Kampung babakan dangdeur kel pasir biru kecamatan cibiru , menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah jemaah yang hadir terus menurun drastis, jauh dari ekspektasi, mengingat Masjid tersebut melayani puluhan Kepala Keluarga (KK) di sekitarnya. Kamis (20/11/2025).
"saya sangat sedih melihat kondisi ini Yasinan dan Tahlil ini adalah tradisi yang baik sarana mempererat silaturahmi, dan yang utama sebagai pengingat kita akan akhirat. Tapi jemaah yang hadir semakin menipis",ujar salah satu jamaah.
Berdasarkan yang dilihat kehadiran jamaah pada malam Jumat (6/11/2025) kemarin, dari estimasi lebih dari 50 KK yang bermukim di lingkungan tersebut, hanya tercatat 14 orang jemaah yang datang untuk mengikuti majelis rutin tersebut. Angka ini turun signifikan dibandingkan beberapa bulan lalu yang rata-rata dihadiri 30 hingga 40 jamaah yang hadir pada biasanya.
Reporter : Heru Noviandre / KPI 3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar