Bandung DKM Jami Al Hikmah Jl. Pilar Biru Raya, Cibiru Hilir, mengadakan kegiatan rutin kursus Bahasa Arab Dasar yang diikuti oleh jamaah umum, Sabtu, 2 Desember 2025. Peserta terdiri dari berbagai kalangan usia yang ingin memahami dasar-dasar bahasa Al-Quran.
Ustadz Lukman selaku pengajar dan inisiator program mengatakan bahwa kursus ini diadakan dengan tujuan utama memudahkan jamaah dalam memahami makna ayat-ayat Al-Quran dan hadits.
"Mempelajari Bahasa Arab adalah kunci untuk membuka pemahaman yang lebih mendalam terhadap agama kita. Kami fokus pada dasar-dasar tata bahasa (Nahwu dan Sharf) dan percakapan ringan, supaya ibadah mereka terasa lebih bermakna," ujarnya.
Sistem pengajaran Bahasa Arab ini dilaksanakan di masjid setiap pekan, yaitu pada hari Sabtu sore mulai dari jam 16.00 s.d. menjelang waktu Maghrib.
"Metodenya disesuaikan dengan tingkat dasar, menggunakan bahasa pengantar yang sederhana dan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami menghindari istilah yang terlalu berat agar peserta tidak cepat bosan dan semangat belajar mereka terus terjaga," jelasnya.
Ke depan, DKM berharap ilmu Bahasa Arab yang diberikan benar-benar bermanfaat dan menjadi bekal penting bagi jamaah. Mudah-mudahan mereka bisa mengamalkan dan menjadi generasi yang mencintai ilmu pengetahuan agama.
Reporter: Muhammad Zidan Yudistian, KPI/3A
Ustadz Lukman selaku pengajar dan inisiator program mengatakan bahwa kursus ini diadakan dengan tujuan utama memudahkan jamaah dalam memahami makna ayat-ayat Al-Quran dan hadits.
"Mempelajari Bahasa Arab adalah kunci untuk membuka pemahaman yang lebih mendalam terhadap agama kita. Kami fokus pada dasar-dasar tata bahasa (Nahwu dan Sharf) dan percakapan ringan, supaya ibadah mereka terasa lebih bermakna," ujarnya.
Sistem pengajaran Bahasa Arab ini dilaksanakan di masjid setiap pekan, yaitu pada hari Sabtu sore mulai dari jam 16.00 s.d. menjelang waktu Maghrib.
"Metodenya disesuaikan dengan tingkat dasar, menggunakan bahasa pengantar yang sederhana dan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami menghindari istilah yang terlalu berat agar peserta tidak cepat bosan dan semangat belajar mereka terus terjaga," jelasnya.
Ke depan, DKM berharap ilmu Bahasa Arab yang diberikan benar-benar bermanfaat dan menjadi bekal penting bagi jamaah. Mudah-mudahan mereka bisa mengamalkan dan menjadi generasi yang mencintai ilmu pengetahuan agama.
Reporter: Muhammad Zidan Yudistian, KPI/3A
Tidak ada komentar
Posting Komentar