Dakwahpos.com, Bandung- Suasana belajar agama di Masjid At-Taqwa Margahayu Raya selalu ramai dan ceria. Anak-anak datang mengaji karena senang bertemu dan bermain bersama teman-teman sebaya. Mereka merasakan kebahagiaan saat berinteraksi sosial di tempat ini.
Motivasi utama mereka datang ke pengajian adalah kesempatan berinteraksi sosial. Halaman masjid menjadi tempat bermain yang asyik setelah selesai mengaji. Hal ini mempererat persahabatan di antara mereka.
Ifana, salah satu murid pengajian, mengungkapkan alasan ia tidak pernah absen. "Saya suka main dengan teman-teman kalau mengaji," kata Ifana, Rabu (3/12/2025).
Menurut Ifana, belajar Al-Qur'an terasa lebih menyenangkan saat bersama teman. Mereka saling bantu saat ada kesulitan dalam pelajaran. Kebersamaan ini membuat kegiatan belajar agama tidak membosankan.
Hasti, pengajar di Masjid At-Taqwa, menggunakan pendekatan berbasis komunitas. Lingkungan pengajian dirancang fokus pada pembentukan karakter. Akhlak mulia dan kepedulian sosial merupakan inti dari apa yang diajarkan.
Melalui pertemanan, anak-anak belajar tentang toleransi dan berbagi. Mereka juga belajar pentingnya menjaga silaturahmi. Anak-anak belajar mengaji sambil membangun memori indah.
Faktor lingkungan dan pertemanan sangat kuat menumbuhkan minat anak pada pendidikan agama. Pengajian menjadi tempat yang ditunggu. Ini terjadi karena adanya ikatan sosial yang kuat.
Reporter: Zahra Bunga Zakiyyah, KPI/3B
Tidak ada komentar
Posting Komentar