Dakwahpos, Bandung - Suasana belajar mengaji di Masjid Asy-Syiddiq, Manglayang, pada Kamis (13/11/ 2025) terasa berbeda dan lebih kondusif dibandingkan biasanya. Pihak pengajar menerapkan pendekatan kreatif untuk mengatasi dinamika anak-anak yang aktif saat kegiatan belajar Al-Qur'an berlangsung. Metode baru ini melibatkan aktivitas seni sederhana yang disisipkan di sela-sela waktu pembelajaran untuk menjaga fokus para santri.

Inisiatif ini diambil sebagai solusi atas keriuhan yang sering terjadi ketika santri menunggu antrean. Aan Hani, selaku narasumber dan pengajar di lokasi, mengungkapkan alasan utama penerapan strategi tersebut. "Kegiatan menggambar ini agar membuat anak-anak tidak gaduh saat menunggu giliran mengaji," ujar Aan. Dengan cara ini, waktu tunggu anak-anak dapat dialihkan pada kegiatan positif yang merangsang kreativitas tanpa mengganggu teman lainnya yang sedang menyimak bacaan.

Dampak dari pendekatan ini dinilai sangat efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Selain itu, metode ini membangun kedisiplinan, sekaligus memupuk kegembiraan dalam belajar Al-Qur'an. Dari Masjid Asy-Syiddiq Manglayang, Asri Siti Syahidah melaporkan.

Reporter: Asri Siti Syahidah, 3B


Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024