Tiga Sikap Hidup untuk Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat, Masjid Jami Al Hudhorie Gelar Sholat Jum'at Berjama'ah



Dakwahpos.com, Bandung. Pada hari Jum'at, 12 September 2025, Masjid Jami Al Hudhorie – Cibiru menjadi saksi terselenggaranya khutbah Jum'at yang penuh makna. Khutbah kali ini disampaikan oleh Ustadz Aang Kunaefi dengan tema "Tiga Sikap Hidup yang Harus Diamalkan agar Mendapat Kebahagiaan Dunia dan Akhirat."

Khutbah diawali dengan doa yang sering kita panjatkan, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 201:

"Rabbana ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā 'adzāban-nār."
(Ya Allah, karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka).

Doa tersebut mencakup harapan terbesar manusia: hidup bahagia di dunia sekaligus selamat di akhirat. Namun, kebahagiaan ini tentu tidak hadir begitu saja, melainkan perlu diwujudkan melalui sikap hidup yang benar. Ustadz Aang menekankan tiga sikap utama yang harus diamalkan.

1. Bersyukur Ketika Mendapat Nikmat

Nikmat Allah sangat banyak, mulai dari iman, Islam, kesehatan, hingga kesempatan untuk beribadah. Setiap nikmat seharusnya disyukuri, bukan hanya dengan ucapan "Alhamdulillāh", tetapi juga dengan hati yang tulus serta perbuatan yang sesuai syariat.

Allah berfirman dalam QS. Ibrahim: 7:
"Jika kalian bersyukur, pasti akan Aku tambah nikmat itu. Tetapi jika kalian kufur, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."

Syukur adalah kunci bertambahnya nikmat, sementara kufur nikmat justru menghilangkan keberkahan hidup.

2. Bersabar Ketika Ditimpa Musibah

Hidup tidak selalu berjalan mulus. Ada saatnya kita diuji dengan cobaan, kesulitan, bahkan kehilangan. Dalam kondisi itu, seorang mukmin diajarkan untuk mengucapkan "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn."

Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 155–157 bahwa orang-orang yang sabar akan mendapatkan rahmat, keberkahan, dan petunjuk dari-Nya. Dengan kesabaran, hati menjadi tenang, musibah terasa ringan, dan Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda.

3. Mengawali Setiap Pekerjaan dengan Nama Allah

Setiap amal yang baik hendaknya dimulai dengan bacaan Bismillāhirraḥmānirraḥīm. Hal ini menjadi tanda bahwa segala aktivitas dilakukan karena Allah dan di bawah ridha-Nya.

Rasulullah bersabda:
"Setiap pekerjaan penting yang tidak diawali dengan menyebut nama Allah, maka akan terputus (tidak berkah)." (HR. Abu Dawud).

Dengan membiasakan diri mengucap bismillah, pekerjaan sekecil apapun bisa bernilai ibadah di sisi Allah.

Reporter: Fachri Kasenda Hamid, KPI/3D

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024