Dakwahpos.com, Bandung – Sahrul Adimiharja menyampaikan ceramah bertema mencintai Allah SWT dengan mengikuti Rasulullah SAW pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 di Masjid At-Taqwa Pasirbiru, Sabtu (20/09/2025).
Dalam ceramahnya, Sahrul menegaskan bahwa perayaan Maulid Nabi penting untuk mengingat Rasulullah SAW serta mempererat tali silaturahmi antar jemaah Masjid At-Taqwa. Ia mengingatkan bahwa mencintai Rasulullah SAW berarti mencintai Allah SWT.
"Apa yang dimaksud dengan cinta? Cinta itu sesuatu yang tidak bisa kita lihat, namun bisa kita rasa. Ada tiga cara untuk mencintai Rasulullah, yaitu membaca selawat, mengikuti sunah nabi, dan berpedoman kepada Al-Quran dan Hadis," ucap Sahrul.
Sahrul mengutip surah Ali Imran ayat 31 yang menjelaskan pentingnya mencintai Rasulullah. Tentunya, harus ada tindakan sebagai bukti keimanan, bukan hanya diucapkan, tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai umatnya.
"Memang betul kita belum pernah bertemu Rasulullah SAW, tapi kita bisa mengenal dan mencintai Nabi Muhammad dengan mendengarkan guru, ulama, dan terus membaca Sirah Nabawi agar kita kenal dan meningkatkan keimanan kita," ujarnya.
Selain itu, Sahrul juga menjelaskan tentang empat sifat mulia nabi, yaitu siddiq, amanah, tabligh, dan fatanah. Ia mengajak seluruh jemaah untuk mencontoh perilaku Rasulullah.
"Dengan merayakan Maulid Nabi, kita dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Mekarjati. Di situlah pentingnya kita belajar uswatun hasanah dari mengingat Rasulullah SAW," tambahnya.
Reporter: Raiqatul Mardhiyah, KPI/3C
Dalam ceramahnya, Sahrul menegaskan bahwa perayaan Maulid Nabi penting untuk mengingat Rasulullah SAW serta mempererat tali silaturahmi antar jemaah Masjid At-Taqwa. Ia mengingatkan bahwa mencintai Rasulullah SAW berarti mencintai Allah SWT.
"Apa yang dimaksud dengan cinta? Cinta itu sesuatu yang tidak bisa kita lihat, namun bisa kita rasa. Ada tiga cara untuk mencintai Rasulullah, yaitu membaca selawat, mengikuti sunah nabi, dan berpedoman kepada Al-Quran dan Hadis," ucap Sahrul.
Sahrul mengutip surah Ali Imran ayat 31 yang menjelaskan pentingnya mencintai Rasulullah. Tentunya, harus ada tindakan sebagai bukti keimanan, bukan hanya diucapkan, tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai umatnya.
"Memang betul kita belum pernah bertemu Rasulullah SAW, tapi kita bisa mengenal dan mencintai Nabi Muhammad dengan mendengarkan guru, ulama, dan terus membaca Sirah Nabawi agar kita kenal dan meningkatkan keimanan kita," ujarnya.
Selain itu, Sahrul juga menjelaskan tentang empat sifat mulia nabi, yaitu siddiq, amanah, tabligh, dan fatanah. Ia mengajak seluruh jemaah untuk mencontoh perilaku Rasulullah.
"Dengan merayakan Maulid Nabi, kita dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Mekarjati. Di situlah pentingnya kita belajar uswatun hasanah dari mengingat Rasulullah SAW," tambahnya.
Reporter: Raiqatul Mardhiyah, KPI/3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar