Bandung, Dakwahpos.com, 27 September 2025 – Masjid Roudhotul Mutaqin yang beralamat di Jl. Cibiru Hilir No.143, Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, menggelar pengajian ibu-ibu dengan tema "Ikhlas Beribadah" pada Sabtu sore pukul 15.20 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ketua DKM Masjid Roudhotul Mutaqin dan dihadiri oleh jamaah ibu-ibu dari RW 16 Cibiru Hilir.
Pengajian yang dipandu oleh Ustad Totong sebagai pengisi khutbah berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam ceramahnya, Ustad Totong mengajak para ibu-ibu untuk memahami dan mengamalkan ikhlas dalam setiap ibadah yang dilakukan. Ia menjelaskan bahwa ikhlas berarti beribadah semata-mata karena Allah SWT tanpa mengharapkan pujian atau balasan duniawi.
"Ikhlas adalah kunci diterimanya amal ibadah. Tanpa ikhlas, ibadah kita seperti pohon tanpa akar yang kuat, mudah roboh," ujar Ustad Totong. Ia juga mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5 yang menegaskan bahwa tujuan utama beribadah adalah memurnikan ketaatan hanya kepada Allah.
Selain itu, Ustad Totong mengingatkan agar para ibu-ibu selalu memperbaiki niat sebelum beribadah dan menghindari riya atau pamer dalam beramal. Contohnya, memasak untuk keluarga dengan niat sedekah kepada Allah dan beribadah di tempat yang sepi agar terhindar dari riya.
Para jamaah ibu-ibu tampak antusias dan banyak yang mengangguk saat mendengarkan penjelasan tersebut. Salah seorang peserta, Ibu Sari, mengaku mendapat pencerahan baru tentang pentingnya ikhlas dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai ibu dan istri.
Pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Totong, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keikhlasan kepada seluruh ibu-ibu dalam menjalankan peran dan ibadahnya.
Pengajian yang dipandu oleh Ustad Totong sebagai pengisi khutbah berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam ceramahnya, Ustad Totong mengajak para ibu-ibu untuk memahami dan mengamalkan ikhlas dalam setiap ibadah yang dilakukan. Ia menjelaskan bahwa ikhlas berarti beribadah semata-mata karena Allah SWT tanpa mengharapkan pujian atau balasan duniawi.
"Ikhlas adalah kunci diterimanya amal ibadah. Tanpa ikhlas, ibadah kita seperti pohon tanpa akar yang kuat, mudah roboh," ujar Ustad Totong. Ia juga mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5 yang menegaskan bahwa tujuan utama beribadah adalah memurnikan ketaatan hanya kepada Allah.
Selain itu, Ustad Totong mengingatkan agar para ibu-ibu selalu memperbaiki niat sebelum beribadah dan menghindari riya atau pamer dalam beramal. Contohnya, memasak untuk keluarga dengan niat sedekah kepada Allah dan beribadah di tempat yang sepi agar terhindar dari riya.
Para jamaah ibu-ibu tampak antusias dan banyak yang mengangguk saat mendengarkan penjelasan tersebut. Salah seorang peserta, Ibu Sari, mengaku mendapat pencerahan baru tentang pentingnya ikhlas dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai ibu dan istri.
Pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Totong, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keikhlasan kepada seluruh ibu-ibu dalam menjalankan peran dan ibadahnya.
Reporter: Azi Saleh Zanaki, KPI/3B
Tidak ada komentar
Posting Komentar