Yasinan Malam Jumat Jadi Tradisi Keagamaan untuk Memakmurkan Masjid dan Menjalin Ukhuwah


Dakwahpos.com, Bandung — Salah satu tradisi keagamaan yang masih terus dilestarikan di sejumlah masyarakat Indonesia adalah kegiatan yasinan malam Jumat. Tradisi ini dilakukan secara rutin dan biasanya dilaksanakan di masjid-masjid setempat sebagai bentuk upaya memakmurkan rumah ibadah serta mempererat hubungan antar warga. Dan hal ini juga berlaku di Masjid Masjid Al-Huda Cipadung Wetan, Kec. Cibiru, Kota Bandung, Kamis (13/11/2025).

Dalam wawancara yang dilakukan dengan salah satu tokoh masyarakat yang juga aktif dalam kegiatan keagamaan yaitu Eli Hasan selaku ketua RW 10 Kelurahan Cipadung, beliau menjelaskan bahwa kegiatan yasinan malam Jumat sudah ada sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun, terutama di lingkungan komunitas Nahdlatul Ulama (NU), Kamis (13/11/2025).

"Sejak kapan? Kalau dibilang sejak turun-temurun. Sejak saya belum belajar ngaji pun orang-orang terdahulu sudah melaksanakannya," ujarnya, Kamis (13/11/2025). Beliau juga menyampaikan bahwa tradisi ini sudah menjadi bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat, baik di kampung asalnya di Ciamis maupun setelah menetap di lingkungan yang sekarang.

Menurutnya, terdapat beberapa alasan penting di balik dilaksanakannya kegiatan yasinan malam Jumat. Yang pertama adalah untuk memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan syiar Islam. Selain itu, malam Jumat dianggap sebagai malam istimewa berdasarkan ajaran Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.

"Keutamaannya yang pertama yaitu untuk memakmurkan masjid. Yang kedua karena malam Jumat itu malam yang istimewa. Kita melaksanakan Yasinan berjamaah, insyaallah doa berjamaah lebih mustajab," jelasnya, Kamis (13/11/2025).

Selain bernilai ibadah, kegiatan ini juga memiliki manfaat sosial karena dapat memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarwarga. Dengan adanya Yasinan rutin, masyarakat dapat berkumpul, saling mengenal, dan menguatkan hubungan sosial serta spiritual.

"Selain untuk memakmurkan masjid, yaitu untuk tholabul ilmi dengan mendawamkan Surat Yasin, juga untuk menjalin ukhuwah Islamiyah antar sesama masyarakat," tambahnya, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan yasinan ini pun diharapkan dapat terus berjalan sebagai sarana meningkatkan keimanan, kebersamaan, serta mencari keberkahan dan ridho Allah SWT."Semoga bisa membantu dan bermanfaat," tutupnya dalam sesi wawancara, Kamis (13/11/2025).

Tradisi Yasinan malam Jumat bukan hanya sekadar kegiatan baca doa bersama, namun menjadi bagian identitas masyarakat muslim yang menjunjung nilai kebersamaan, keberkahan, dan pelestarian ajaran Islam. Dengan adanya kegiatan ini, masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat interaksi sosial dan kegiatan keagamaan yang memperkuat kehidupan beragama masyarakat.

Reporter: Silvi Angraini Piliang, KPI/3A

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024