Dakwahpos.com, Sumedang - Cinta sejati seorang Muslim kepada Allah SWT dan Rasul-Nya bukanlah sekadar pengakuan lisan, melainkan harus dibuktikan melalui ketaatan (Thā'ah) total dalam setiap aspek kehidupan. Pesan ini disampaikan oleh Ustaz Wawan Nashrudin dalam khutbah Jumat yang berlangsung di Masjid Hambali Sayang pada Jumat (2025/11/28).
Ustaz Wawan Nashrudin menjelaskan bahwa Allah SWT telah memberikan ujian tegas mengenai klaim cinta tersebut melalui Surah Ali Imran ayat 31, yang dikenal sebagai Ayat Imtihan (Ayat Ujian). Ayat tersebut menyebutkan, "Katakanlah (wahai Muhammad), 'Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kamu dan mengampuni dosa-dosamu.'"
Khatib menegaskan bahwa ketaatan kepada Rasulullah SAW menjadi syarat mutlak cinta kepada Allah karena Rasulullah adalah jembatan dan perwujudan praktis dari ajaran Ilahi. Ia mencontohkan, cinta pada salat harus dibuktikan dengan salat yang sesuai tuntunan beliau, bukan sekadar melaksanakan ritual. Cinta yang benar, menurutnya, menghasilkan ketaatan total, bukan ketaatan parsial.
Setelah membuktikan cinta melalui ketaatan, Allah menjanjikan dua hadiah besar bagi hamba-Nya. Pertama, Allah akan mencintai hamba tersebut (Yuḥbibkumullāh), yang merupakan puncak keberhasilan seorang Muslim dan membawa keberkahan serta ketentraman hidup. Kedua, Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka (Wa yaghfir lakum dzunūbakum), menjadikan ketaatan sebagai jalan penghapus dosa.
Ustaz Wawan Nashrudin mengajak jamaah untuk merawat cinta dan ketaatan ini dalam tiga dimensi: ketaatan hati (menguatkan tauhid dan memurnikan niat), ketaatan lisan (menjaga lisan dan memperbanyak zikir), dan ketaatan anggota badan (menegakkan ibadah wajib dan berinteraksi sesuai syariat). Ia berharap semua jamaah termasuk golongan yang berhak mendapatkan cinta dan ampunan Allah melalui konsistensi amal.
Reporter: Muhamad Fauzi Muthaqien, KPI/3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar