Dakwahpos.com, Bandung — Suasana khidmat pengajian khusus bapak-bapak menyelimuti Masjid Al-Amanatul Munawwarah, Cibiru Wetan, Minggu (19/10/2025).
Ustadz Uum Harun Harsid, S.Pd.I, yang memimpin pengajian ini menekankan pentingnya tajwid. Beliau membuka dengan mengutip Al-Qur'an Surat Al-Muzzammil ayat 4.
Ia menyampaikan bahwa tartil membaca Al-Qur'an adalah perintah Allah Swt. "Kan dipiwarang ku Allah lamun maca Al-Qur'an téh kalayan tartil," ungkapnya.
Ustadz Uum menjelaskan bahwa mengaji tartil itu adalah membaca Al-Qur'an dibarengi dengan ilmu tajwidnya.
Ia juga menyebutkan ilmu tajwid itu yang mengatur dalam pembacaan Al-Qur'an. "Ilmu tajwid itu nu ngatur, bahkan dina segi makhrojul hurufna, tepat kaluarna huruf kedah leres," ujarnya.
Kajian ini berlangsung menggunakan metode tahsin dan diakhiri dengan salat Isya berjamaah bersama.
Reporter: Diana Nurdayani/3D
Ustadz Uum Harun Harsid, S.Pd.I, yang memimpin pengajian ini menekankan pentingnya tajwid. Beliau membuka dengan mengutip Al-Qur'an Surat Al-Muzzammil ayat 4.
Ia menyampaikan bahwa tartil membaca Al-Qur'an adalah perintah Allah Swt. "Kan dipiwarang ku Allah lamun maca Al-Qur'an téh kalayan tartil," ungkapnya.
Ustadz Uum menjelaskan bahwa mengaji tartil itu adalah membaca Al-Qur'an dibarengi dengan ilmu tajwidnya.
Ia juga menyebutkan ilmu tajwid itu yang mengatur dalam pembacaan Al-Qur'an. "Ilmu tajwid itu nu ngatur, bahkan dina segi makhrojul hurufna, tepat kaluarna huruf kedah leres," ujarnya.
Kajian ini berlangsung menggunakan metode tahsin dan diakhiri dengan salat Isya berjamaah bersama.
Reporter: Diana Nurdayani/3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar