Dakwahpos. Bandung - Ustadz Ulum dan Teh Febrianti Almira, pasangan founder Sekolah Rumah Tangga, mengungkap rahasia ketangguhan rumah tangga mereka yang ekstrem (antara anak kyai dan anak hijrah), yakni dengan fokus pada upaya membersihkan jiwa (Tazkiyatun Nafs) di Masjid Salman ITB pada (13/12/2025).
Pasangan pendidik keluarga muda muslim, Ustadz Ulum dan Teh Febrianti Almira, menjadi pemateri utama dalam kajian rutin di Masjid Salman ITB. Mereka menekankan bahwa akar masalah rumah tangga yang "berantakan" terletak pada hal yang tidak terlihat, yaitu jiwa (nafs).
Menggunakan analogi pohon, Teh Febrianti menjelaskan kekokohan rumah tangga yang tampak bermula dari akar yang tidak tampak. "Segala yang terlihat, selalu bermula dari yang tidak terlihat..." ucapnya, menegaskan bahwa jiwa adalah akar penentu tindakan.
Dengan latar belakang berbeda (Kang Ulum santri, Teh Febrianti anak hijrah), mereka sering menghadapi dinamika ekstrem. Saat Teh Febrianti mengajukan anggaran keuangan, ia justru mendapat respons spiritual tentang rezeki. "... beliau buka laptop dikit dikit slide powerpoint ditaruh sebelah anggaran yang saya minta apa isinya kelihatan ya anggaran ini dijawab dengan slide delapan jenis rezeki..." ujarnya menceritakan respons suami.
Bahkan saat curhat masalah dengan orang lain, Kang Ulum tidak memvalidasi perasaannya, melainkan mengarahkan introspeksi diri. "...jawaban beliau kalau Bubu ngerasa bermasalah sama si A bermasalah sama si B bermasalah sama si C bermasalah sama mereka mereka janganjangan masalahnya bukan ada di A B C tapi ada pada diri Bubu sendiri," katanya menirukan jawaban sang suami.
Respons Kang Ulum lahir dari jiwa yang bersih, yang mampu "membaca tanda-tanda" (petunjuk) dari Allah. Pasangan ini menyimpulkan, Tazkiyatun Nafs yang dijaga detik per detik adalah penentu agar seseorang mampu membuat keputusan terbaik dalam rumah tangga, melampaui teori.
Reporter: Fira Nur Syakila Rahman/ KPI 3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar