Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Al Jawami Cileunyi menggelar tahlilan pada Jumat malam (29/10/2025). Sejumlah jamaah laki-laki duduk berbanjar di bagian depan masjid untuk mengikuti rangkaian doa dan pembacaan kalimat thayyibah.
Kegiatan tahlilan dimulai selepas salat Magrib. Para jamaah dari kalangan dewasa dan sesepuh duduk melingkar, masing-masing membawa kitab kecil yang berisi rangkaian bacaan tahlil. Suasana masjid terasa tenang, hanya terdengar suara imam yang memimpin bacaan dengan mikrofon, diikuti jamaah yang mengulanginya secara serempak.
Di deretan depan, beberapa tokoh masyarakat dan ustaz setempat turut hadir. Mereka mengikuti jalannya tahlilan dengan khidmat, sementara jamaah lain duduk rapi di belakang. Lampu masjid yang terang membuat suasana terasa hangat, selaras dengan bacaan dzikir yang mengalir pelan.
Salah satu jamaah menyebut bahwa tahlilan ini rutin dilaksanakan setiap pekan sebagai bentuk doa bersama dan menjaga tradisi keagamaan di lingkungan masjid.
"Ini sudah jadi kegiatan rutin di Al Jawami. Selain mendoakan yang telah wafat, tahlilan juga bikin jamaah makin akrab," ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu ustaz, lalu dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana sebelum jamaah beranjak pulang.
Reporter: Mutia Hartini Aliyudin, KPI/3D
Kegiatan tahlilan dimulai selepas salat Magrib. Para jamaah dari kalangan dewasa dan sesepuh duduk melingkar, masing-masing membawa kitab kecil yang berisi rangkaian bacaan tahlil. Suasana masjid terasa tenang, hanya terdengar suara imam yang memimpin bacaan dengan mikrofon, diikuti jamaah yang mengulanginya secara serempak.
Di deretan depan, beberapa tokoh masyarakat dan ustaz setempat turut hadir. Mereka mengikuti jalannya tahlilan dengan khidmat, sementara jamaah lain duduk rapi di belakang. Lampu masjid yang terang membuat suasana terasa hangat, selaras dengan bacaan dzikir yang mengalir pelan.
Salah satu jamaah menyebut bahwa tahlilan ini rutin dilaksanakan setiap pekan sebagai bentuk doa bersama dan menjaga tradisi keagamaan di lingkungan masjid.
"Ini sudah jadi kegiatan rutin di Al Jawami. Selain mendoakan yang telah wafat, tahlilan juga bikin jamaah makin akrab," ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu ustaz, lalu dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana sebelum jamaah beranjak pulang.
Reporter: Mutia Hartini Aliyudin, KPI/3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar