Dakwahpos.com, Bandung – Pengurus Masjid Al-Jihad Pasirbiru, Cibiru, melaksanakan kegiatan penarikan kencleng ke rumah-rumah warga di sekitar masjid pada akhir bulan November (29/11/25), sebagai upaya melatih kesadaran warga untuk berinfak, dan menghimpunnya untuk kebutuhan operasional, pembangunan, dan pemberdayaan masjid, dengan cara berkeliling mengambil kencleng yang telah disediakan di setiap rumah para warga.
"Jadi Setiap rumah warga disini telah disediakan satu kencleng yang kemudian nanti bisa diisi secara sukarela. Pada akhir bulan, para pengurus dan marbot masjid kemudian berkeliling untuk menarik dan mengumpulkan kencleng tersebut dari rumah ke rumah" Ujar Aril, Petugas Masjid Al-Jihad.
Aril juga menjelaskan bahwa dana yang terkumpul dari penarikan kencleng memiliki peran penting bagi keberlangsungan kegiatan masjid. "Uang dari kencleng ini nantinya akan kami serahkan pada bendahara masjid, kemudian kami gunakan untuk kebutuhan operasional masjid, entah itu perawatan, pembangunan, serta mendukung kegiatan pemberdayaan yang lainnya," jelasnya.
Selain sebagai sarana penggalangan dana, kegiatan ini juga dinilai mampu menumbuhkan kesadaran berinfak di tengah masyarakat. Salah satu warga setempat menyebutkan bahwa sistem kencleng keliling ini memudahkan warga dalam berpartisipasi membantu masjid.
"Dengan adanya sistem kencleng di setiap rumah ini, saya jadi lebih terbiasa untuk berinfak dan merasa ikut andil dalam perkembangan masjid," tutur Iis, warga sekitar masjid Al-Jihad.
Aceng, sebagai ketua DKM mengaku terbantu dengan adanya sistem tersebut. Menurutnya, kencleng di rumah membuat warga bisa bersedekah secara rutin tanpa merasa terbebani. "warga mungkin bisa mengisi sedikit demi sedikit, tapi kalau dikumpulkan bersama-sama hasilnya tentu sangat berdampak untuk masjid," tuturnya.
Melalui kegiatan penarikan kencleng ini, pengurus Masjid Al-Jihad berharap partisipasi warga terus meningkat agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.
"Saya harap penarikan kencleng ini dilaksanakan rutin dengan partisipasi warga yang meningkat, sehingga terlihat bahwa fungsi adanya masjid bukan hanya untuk ibadah, tapi juga sebagai pusat sosial masyarakat."
Reporter: Muhammad Naufal Fathoni, KPI 3/A
Tidak ada komentar
Posting Komentar