Dakwahpos.com, Bandung Malam puncak Pemilihan Mojang Jajaka Kabupaten Cianjur 2025 berlangsung meriah di Gedung Assakinah, Jumat (10/10/2025). Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Wakil Bupati Ramzi Geys Thebe, serta menjadi ajang penobatan Mojang dan Jajaka terbaik tahun ini.
Pembukaan acara dimulai dengan penampilan tari tradisional dari Sanggar Kutalaras yang memukau seluruh tamu undangan. Usai pertunjukan tersebut, acara dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pelaksana, Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Cianjur, serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur.
Suasana semakin meriah ketika 30 finalis Mojang dan Jajaka tampil membawakan opening dance diiringi lagu "Generasi Pinunjul". Penampilan yang kompak dan enerjik tersebut menjadi pembuka yang menarik bagi rangkaian malam grand final.. Setelahnya, para finalis menampilkan speech singkat di hadapan dewan juri. Dari tahap ini, delapan pasangan terbaik terpilih untuk melanjutkan ke babak berikutnya.
Seleksi berlanjut hingga menyisakan tiga pasangan terbaik yang kembali diuji melalui sesi pertanyaan dan penilaian akhir. Dari hasil penjurian, akhirnya terpilih Nazwa Aulia Meytun dari Kecamatan Karangtengah dan Razky Taufiq Mahfudz dari Kecamatan Warungkondang sebagai Pinilih Mojang dan Jajaka Kabupaten Cianjur 2025. Kedua
pemenang dinobatkan langsung di hadapan para tamu undangan dengan suasana haru dan meriah.
Dalam sambutannya, Bupati Cianjur Wahyu menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh finalis yang telah melalui proses seleksi panjang. Ia menegaskan bahwa ajang Mojang Jajaka tidak hanya menjadi wadah penampilan, tetapi juga ruang penting bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Mojang Jajaka bukan sekadar ajang penampilan, melainkan wadah penting untuk mempromosikan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif Cianjur ke tingkat yang lebih luas," ujar Bupati Cianjur Wahyu.
Ia berharap seluruh finalis Mojang Jajaka Kabupaten Cianjur dapat menjalankan amanah sebagai duta daerah yang merepresentasikan citra positif Kabupaten Cianjur dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Reporter : Fathia Keysya Ramadhania/KPI 3C
Pembukaan acara dimulai dengan penampilan tari tradisional dari Sanggar Kutalaras yang memukau seluruh tamu undangan. Usai pertunjukan tersebut, acara dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pelaksana, Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Cianjur, serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur.
Suasana semakin meriah ketika 30 finalis Mojang dan Jajaka tampil membawakan opening dance diiringi lagu "Generasi Pinunjul". Penampilan yang kompak dan enerjik tersebut menjadi pembuka yang menarik bagi rangkaian malam grand final.. Setelahnya, para finalis menampilkan speech singkat di hadapan dewan juri. Dari tahap ini, delapan pasangan terbaik terpilih untuk melanjutkan ke babak berikutnya.
Seleksi berlanjut hingga menyisakan tiga pasangan terbaik yang kembali diuji melalui sesi pertanyaan dan penilaian akhir. Dari hasil penjurian, akhirnya terpilih Nazwa Aulia Meytun dari Kecamatan Karangtengah dan Razky Taufiq Mahfudz dari Kecamatan Warungkondang sebagai Pinilih Mojang dan Jajaka Kabupaten Cianjur 2025. Kedua
pemenang dinobatkan langsung di hadapan para tamu undangan dengan suasana haru dan meriah.
Dalam sambutannya, Bupati Cianjur Wahyu menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh finalis yang telah melalui proses seleksi panjang. Ia menegaskan bahwa ajang Mojang Jajaka tidak hanya menjadi wadah penampilan, tetapi juga ruang penting bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Mojang Jajaka bukan sekadar ajang penampilan, melainkan wadah penting untuk mempromosikan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif Cianjur ke tingkat yang lebih luas," ujar Bupati Cianjur Wahyu.
Ia berharap seluruh finalis Mojang Jajaka Kabupaten Cianjur dapat menjalankan amanah sebagai duta daerah yang merepresentasikan citra positif Kabupaten Cianjur dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Reporter : Fathia Keysya Ramadhania/KPI 3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar