Dakwahpos.com, Sumedang - Tiga problem besar, yaitu kelemahan iman, masalah ekonomi dan ilmu, serta perpecahan umat menjadi penghalang utama kebangkitan umat Islam. Persoalan ini menjadi sorotan utama Ustaz Rudian AH dalam khutbah Jumat yang berlangsung di Masjid Hambali Jatinangor (2025/10/17).
Ustaz Rudian AH membuka khutbahnya dengan menjelaskan bahwa kelemahan iman dan perjuangan ruhiah membuat kualitas keimanan umat kini jauh dari kualitas iman para sahabat. Ia mencontohkan kisah seorang budak yang disiksa, tetapi tetap teguh mengucapkan "Ahadun Ahad" (Allah Yang Maha Esa).
Khatib menjelaskan bahwa masalah perpecahan umat merupakan problem besar lainnya. Ia mengutip Surah Ali Imran ayat 105, yang memperingatkan agar umat tidak bercerai-berai dan berselisih setelah datangnya keterangan yang jelas.
"Perbedaan cabang (furu') dalam agama dan ibadah sering dipersoalkan secara ekstrem, sementara musuh Islam memandang semua kelompok Islam itu bagi mereka adalah satu musuh," ujarnya.
Namun, Ustaz Rudian AH menegaskan bahwa solusi untuk masalah-masalah tersebut jelas dalam Islam. Solusinya berpusat pada tiga pilar kebangkitan.
Melanjutkan khutbahnya, khatib mengingatkan bahwa membangun iman dicapai dengan menguatkan shalat, tilawah, dan zikir. Ia menekankan bahwa shalat yang benar harus melahirkan gerakan hati, dan gerakan hati akan melahirkan gerakan amal di kehidupan nyata.
"Kualitas iman seperti inilah yang melahirkan generasi tangguh," tegas Ustaz Rudian AH, merujuk pada pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan bukan sekadar tempat rutinitas.
Menurut khatib, pilar kedua dan ketiga adalah Membangun Keluarga dan Komunitas Kuat serta Membangun Persatuan dan Kemandirian (Ekonomi & Ilmu). Ia mengingatkan kembali bahwa umat harus bersatu dengan fokus pada kesamaan akidah (tauhid).
Sebagai penutup, Ustaz Rudian AH mengajak jamaah untuk memulai langkah-langkah kecil untuk mengubah diri. Ia mengutip Surat Ar-Ra'd Ayat 11 yang menyatakan Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Reporter: Muhamad Fauzi Muthaqien, KPI/3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar