x
BREAKING NEWS

Info Masjid

Islam Nasional

Info Kampus

Islam Internasional

Info Bandung

Kolom

Kamis, 05 Desember 2019

Agar Ibadah Khusyuk, DKM Manhajuth Tullab Adakah Gerakan Bersih-bersih Masjid

Dakwahpos.com, Bandung -  Gerakan bersih-bersih masjid merupakan gerakan program DKM masjid yaitu Bapak H. Muhammad Amin. Bersih-bersih Masjid yang digelar oleh DKM Manhajuth Tullab bertujuan untuk membersihkan area sekitar masjid. Gerakan bersih-bersih masjid ini dilakukan DKM beserta masyarakat dan para santri Manhajuth Tullab.

Santri dan masyarakat fokus membersihkan sejumlah area masjid seperti toilet, tempat berwudhu, pintu, sampai lantai yang berkerakpun mereka bersihkan. Selain itu mereka membersikan kotoran pada karpet masjid dan juga rumput sekitar masjid. Kegiatan ini diadakan secara sukarela dengan gotong royong bersama.

Amin berharap agar kegiatan postif ini selain bisa membuat masjid bersih, juga dapat memperpanjang silaturahmi antara santri dan masyarakat sekitar dan yang terpenting adalah mendapat ridha Allah swt.

DKM Manhajuth Tullab, Muhammad Amin  mengatakan "Gerakan ini di gelar agar ummat bisa lebih nyaman dalam melaksanakan ibadah dan lebih khusyuk, karena dalam tatacara sholat kebersihan lebih dipentingkan agar sholat lebih afdhal dan yang paling utama kami menginginkan agar masjid bukan hanya menjadi tempat bersih tapi juga tempat yang suci". Selasa (12/11)

Reporter : Hesti Kurnia Fatmah/KPI 3B

Rabu, 04 Desember 2019

Kirim Tulisan Forum Media Indonesia berjudul "Menahan Perihnya Luka, Demi Lambang Garuda di Dada"

Kepada Yth,
Redaksi Media Indonesia

Melalui email ini saya kirimkan tulisan forum Media Indonesia berjudul "Menahan Perihnya Luka, Demi Lambang Garuda di Dada". Mohon redaksi berkenan memuatnya.
Terima kasih atas perhatiannya.

Salam
Hormat Saya

Siti Sinta Fauziah
Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Selasa, 03 Desember 2019

Ketua DKM Al-Faaruq: Ajak Jamaah Tingkatkan Rasa Syukur

Dakwahpos.com, Bandung - Para jamaah Masjid Al-Faaruq turut menghadiri pengajian yang bertemakan "Meningkatkan Rasa Syukur Kepada Allah", pada sabtu malam (23/11). Ketua DKM Al-Faaruq, mengatakan jamaah hendaknya untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan kepada Allah Swt.

"Karena banyak diantara kami yang kadang suka lupa untuk bersyukur dan merasa segala keadaan yang menimpa kita itu berat. Tidak pernah melihat orang lain di sekitar kita yang pasti nya memiliki ujian yang berbeda dari kita," ujar Aep, jamaah Masjid Al-Faaruq

Dalam pengajian ini, para jamaah dibawa untuk merenungi dan mencoba untuk melihat kondisi diri atas segala bentuk nikmat, seperti kelengkapan fisik beserta harta. Selain itu, untuk melihat orang yang ada di sekitar kita agar menyadarkan ada yang lebih kurang dari kita. Sehingga, kitapun agar tergugah hati nya untuk saling memberi satu sama lain baik materi ataupun inmateri.

Selain itu, dari pengajian rutinan ini pun dapat dijadikan sebagai ladang untuk beramal bagi masyarakat sekitar untuk menyediakan makanan/snack secara sukarela bagi para jamaah.

Kajian rutinan ini pun menjadi sebagai pererat tali ukhuwah islamiyah di sela-sela kesibukan para jamaah, pungkas Ust. Ahmad Fidadi

Reporter: Annisa Puspa Pramudya, KPI/3A

MWC NU Cicalengka Ajarkan Kitab Karangan Mbah Hasyim di Masjid Al-Faaruq

Dakwahpos.com, Bandung - Para pelajar IPNU-IPPNU PAC Cicalengka mengikuti kajian kitab kuning Risalah Ahlussunnah Waljamaah karangan Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy'ari, pada Minggu (17/11).

"Kajian kitab kuning ini dilakukan seminggu sekali. Kegiatan ini, merupakan salah satu program kerja dari IPNU-IPPNU PAC Cicalengka. Dan juga, kitab ini langsung dikaji bersama Ketua MWC NU Cicalengka ," ujar Nabila yang merupakan Ketua IPPNU PAC Cicalengka.

Nabila menjelaskan pula, bahwa "Kitab karangan Mbah Hasyim ini pun menggunakan metode dengan cara mengutip dan menjelaskan sebuah hadis guna memperjelas pembahasan pada setiap pasal."

Dalam kajian Kitab Risalah Aswaja ini, para pengurus PAC Cicalengka bekerja sama dengan Ketua MWC NU, Ust. Ahmad Fidadi dalam menyelenggarakan kajian ini dilakukan berlangsung secara dua arah. Dan, akhir kajian diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) agar daya nalar semakin terasah sesuai kesepakatan perombakan sistem yang dilaksanakan pada minggu lalu.

"Kajian Kitab Risalah Aswaja ini harus dipahami secara utuh oleh warga nahdliyin," pungkas Ust. Ahmad Fidadi

Reporter: Annisa Puspa Pramudya, KPI/3A

Maulid Nabi Momentum Merawat Persatuan

Dakwahpos.com, Bandung - Ikatan Remaja Masjid Al-Faaruq beserta para jamaah turut menghadiri Peringatan Maulid Nabi, pada sabtu malam (16/11). Ketua DKM Masjid Al-Faaruq, mengatakan umat Islam perlu membangun suasana kehidupan yang damai, harmonis dan toleran.

"Hal itu merupakan spirit aktualisasi dan visi Islam rahmatan lil 'alamin. Demi merealisasikannya, umat Islam perlu menerapkan sikap santun terhadap sesama, rukun dalam bergaul serta saling menghormati dan menerima perbedaan keyakinan," ujar Dedi, jamaah Masjid Al-Faaruq

Dalam peringatan Maulid Nabi ini, para jamaah dapat menjadikan hal ini sebagai sarana untuk mempertebal keimanan terhadap Allah. serta memberikan pemahaman terhadap hukum-hukum yang berlaku di dalamnya.

Peringatan ini pun dapat dijadikan sebagai sebuah refleksi bagi para jamaah dalam meneladani kisah baginda Nabi," pungkas Ust. Ahmad Fidadi

Reporter: Annisa Puspa Pramudya, KPI/3A

[REVISI] IPNU-IPPNU PAC Cicalengka Evaluasi Program Kerja di Masjid Al-Faaruq

Dakwahpos.com, Bandung - Pengurus PAC Cicalengka mengadakan kegiatan bulanan evaluasi di Masjid Al-Faaruq. Masjid yang diketuai oleh Ust. Ahmad Dadi ini adalah salah satu tempat untuk menunjang kegiatan pengajaran keagamaan bagi santri Pondok Pesantren Al-Faaruq dan warga sekitar.

"Masjid ini biasanya digunakan oleh santri untuk kegiatan mengaji dan prngajian rutinan oleh ibu-ibu. Namun, kadang pula digunakan olrh pengurus PAC untuk melaksanakan program kerja, seperti kajian kitab kuning," ujar Reza yang merupakan Ketua IPNU PAC Cicalengka, ketika diwawancarai oleh Dakwahpos.com, Minggu (10/11/2019)

Reza menjelaskan pula bahwa "Kami dari pihak pengurus PAC Cicalengka telah meminta perizinan kepada Ketua DKM, Ust. Ahmad Dadi dalam mengadakan setiap kegiatan yang bertempat di Masjid Al-Faaruq."

Dalam kegiatan evaluasi bulanan ini, para pengurus PAC Cicalengka merombak kegiatan mingguan , yaitu Kajian Kitab Kuning (Katikung) yang dilakukan dengan komunikasi dua arah. Hl ini bertujuan, agar daya nalar kritis para santri terasah dan juga sebagai wadah berlatih public speaking sebagai bekal nanti untuk terjun ke masyarakat.

"Kajian kitab kuning ini pun didukung oleh Ketua DKM Masjid Al-Faaruq yang berguna untuk memakmurkan masjid sekaligus untuk menghidupkan agama," pungkas Ust. Ahmad Dadi

Reporter: Annisa Puspa Pramudya, KPI/3A


[REVISI] IPPNU-IPPNU PAC Cicalengka Evaluasi Program Kerja di Masjid Al-Faaruq

Dakwahpos.com, Bandung - Pengurus IPNU-IPPNU PAC Cicalengka mengadakan kegiatan bulanan evaluasi di Masjid Al-Faaruq. Masjid yang diketuai oleh Ust. Ahmad Dadi ini adalah salah satu tempat untuk menunjang kegiatan pengajaran keagamaan bagi santri Pondok Pesantren Al-Faaruq dan warga sekitar.

"Masjid ini biasanya digunakan oleh santri untuk kegiatan mengaji dan prngajian rutinan oleh ibu-ibu. Namun, kadang pula digunakan oleh pengurus IPNU-IPPNU untuk melaksanakan program kerja, seperti kajian kitab kuning," ujar Reza yang merupakan Ketua IPNU PAC Cicalengka, ketika diwawancarai oleh Dakwahpos.com, Minggu (10/11/2019)

Reza menjelaskan pula bahwa "Kami dari pihak pengurus PAC Cicalengka telah meminta perizinan kepada Ketua DKM, Ust. Ahmad Dadi dalam mengadakan setiap kegiatan yang bertempat di Masjid Al-Faaruq."

Dalam kegiatan evaluasi bulanan ini, para pengurus PAC Cicalengka merombak kegiatan mingguan, yaitu Kajian Kitab Kuning (Katikung) yang dilakukan dengan sistem komunikasi dua arah. Hal ini bertujuan, agar daya nalar kritis para santri terasah dan juga sebagai wadah berlatih public speaking sebagai bekal nanti untuk terjun ke masyarakat.

"Kajian kitab kuning ini pun didukung oleh Ketua DKM Masjid Al-Faaruq yang berguna untuk memakmurkan masjid sekaligus untuk menghidupkan agama," pungkas Ust. Ahmad Dadi

Reporter: Annisa Puspa Pramudya, KPI/3A

Senin, 02 Desember 2019

"Pelepasan Mahasiswi Al-Azhar Cairo Tahun 2020"

Dakwahpos.com, Bekasi – Pelepasan Mahasiswi Al- Azhar Cairo dilaksanakan oleh para ustadzah dan para orang tua dari mahasiswi tersebut pada hari Kamis ( 28/11) di Masjid Attaqwa Bekasi. 

Pelepasan ini diawali dengan pembacaan ratib bersama yang berlangsung secara khidmat dan tenang. Kemudian sambutan dari para ustadzah untuk mahasiswi Al- Azhar Cairo ini yang akan diberangkatkan ke Mesir.

Salah satu sambutan yang disampaikan oleh ustadzah Rifqiyati adalah mengenai tentang takzim kita terhadap guru-guru dan orang tua yang do'anya sangat mustajab, "Orangtua dan guru itu keramat, mengapa dikatakan seperti itu? Karena do'a yang dipanjatkannya adalah manjur. Maka dari itu, banyak anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke Mesir meminta do'a dari guru-guru dan juga orangtuanya." ujarnya.


Reporter : Anisa Afiah / KPI 3A UIN Sunan Gunung Djati 

Jamaah Masjid Umar Bin Khattab Semakin Banyak

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Umar bin Khattab tidak ada perubahan dari tiga tahun yang lalu malah semakin banyak jamaahnya. Ahad (24/11/19).
Kegiatan kajian di Masjid Umar bin Khattab tidak hanya hari Rabu tetapi hari Sabtu atau Ahad juga ada dan ini terbuka untuk umum."Saya sekarang ini alhamdulillah masih sukan kajian disini dan kebetulan rumah saya juga cukup dekat dari Masjid Umar bin Khattab ini. Jamaah yang datang ke masjid ini juga semakin bertambah setiap harinya, apa lagi jika ada kegiatan kajian rutin seperti ini. Untuk hari Ahad biasanya yang datang itu keluarga atau suami istri juga dengan anaknya, tapi ada juga sepeti kami yang masih singel malah lebih ditekankan," ungkap Gina Amalia Putri, salah seorang alumni MA An-Najiyah. Ahad (24/11/19).

Kajian Ahad ini dibawakan oleh Ustadz Chandra Adithya, Lc, MA. Membahas Syarhus Sunnah Karya Imam Al-Mauzani Rahimahumullaah. Ustadz Chandra Adithya, Lc, MA Hafidzahullaahu Ta'ala, salah satu ustadz yang mengisi kajian di Masjid Umar bin Khattab mengatakan, "Nabi Muhammaad Shalallahu'alaihi Wasssalam bersabda, "Aku melihat ditempat ini (segala sesuatu) sampai aku melihat diriku mengambil anggur dari surga, dan aku melihat neraka saling bertumpuk. Satu butir anggur lebih nikmat dari dunia dan seisinya."

Neraka paling banyak penghuninya adalah wanita. Sahabat Radhiallahu'anhu bertanya kenapa banyak wanita? Rasulullah Shalallahu'alaihi Wassalam berkata,"Karena mereka kufur, yaitu kufur kepada suami mereka." Surga dan Neraka istri itu ada di suami, kufur kepada suami dengan selatu merasa kurang cukup atau tidak bersyukur."Nabi Shallaahu'alaihi Wassalam bersabda,"Kalau da seseorang yang melakukan kebaikan-kebaikan, tetapi njika oranng tersebut melakukan satu kesalahan maka kebaikan-kebaikan sebelumnya tidak dianggap." pungkas ustadz Chandra
.
Reporter : Intan Aulia Pebrianti/ KPI 3B

Ustadz Chandra Adithya : Ahli Surga dan Ahli Neraka Diperhatikan Tempat Duduknya Surga atau Neraka


Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Umar bin Khattab terkadang mengadakan kajian bukan hanya untuk muslimah tetapi untuk umum juga ada pada hari Ahad. Ahad (24/11/19).

Ahad, 24 Desember 2019 Masjid Umar bin Khattab mengadakan kajian rutinan pada pukul 09.30 WIB. Temanya adalah Syarhus Sunnah Karya Imam Al-Mauzani Rahimahumullaah dengan ustadz yang membahas adalah Ustadz Chandra Adithya, Lc, MA Hafidzahullaahu Ta'ala. 

Ahli Surga selalu diperhatikan tempat duduknya di Surga dan Ahli Neraka pun selalu diperhatikan tempat duduknya di Neraka. Diberitahukan tempat duduknya setiap harinya. Ustadz Chandra Adithya, Lc, MA Hafidzahullaahu Ta'ala, salah satu ustadz yang mengisi kajian di Masjid Umar bin Khattab mengatakan, "Nabi Muhammaad Shalallahu'alaihi Wasssalam bersabda, "Aku melihat ditempat ini (segala sesuatu) sampai aku melihat diriku mengambil anggur dari surga, dan aku melihat neraka saling bertumpuk. Satu butir anggur lebih nikmat dari dunia dan seisinya." Ahad (24/11/19)

Neraka paling banyak penghuninya adalah wanita. Sahabat Radhiallahu'anhu bertanya kenapa banyak wanita? Rasulullah Shalallahu'alaihi Wassalam berkata,"Karena mereka kufur, yaitu kufur kepada suami mereka." Surga dan Neraka istri itu ada di suami, kufur kepada suami dengan selatu merasa kurang cukup atau tidak bersyukur."Nabi Shallaahu'alaihi Wassalam bersabda,"Kalau da seseorang yang melakukan kebaikan-kebaikan, tetapi njika oranng tersebut melakukan satu kesalahan maka kebaikan-kebaikan sebelumnya tidak dianggap." tambah ustadz Chandra.

Rasulullah pernah ditanyaooleh seorang shabat mengenai apa pendapat beliau mengenai penduduk Surga? Rasulullaah Shalallahu'alaihi Wassalam bersabda, "Takdir yang telah ditakdirkan oleh Allaah Subhana Wa Ta'ala (pengamatanya yang dipasrahkan kepada apa yang telah kita lakukan. Penduduk Surga dimudahkan melakukan amalan Surga, dan penduduk Neraka dimudahkan melakukan amalan Nerakanya." Ustadz Chanra mengatakan, "Seperti dalam rumah tangga janganlah menuntut masing-masibg pasangan. Jadikan rumah tangga itu sebagai skoci (yang diarungi bersama untuk mencapai surga Allaah Subhana Wa Ta'ala). Rumah tangga itu dibangun untuk saling menasihati antara ibu dan anak, serta suami kepada istri." pungkas beliau.

Reporter : Intan Aulia Pebrianti/ KPI 3B

DKM Masjid Nurul Ilmi Lakukan Renovasi Untuk Peluas Area Ibadah

Dakwahpos.com, Bandung -  DKM Masjid Nurul Ilmi putuskan lakukan renovasi untuk perluas area masjid demi menambah kenyamaan beribadah para jamaah. Renovasi ini sudah mulai dilakukan pada hari  Minggu (24/11/2019).

Renovasi masjid ini melibatkan 6 orang pegawai dan beberapa orang jamaah yang ikut membantu berlangsungnya kegiatan tersebut. Renovasi ini dimulai dengan membongkar total seluruh bangunan masjid yang kemudian akan dibangun kembali dari nol.

"Renovasi ini dilakukan karena ketika musim hujan datang sering terjadi banjir di daerah masjid sehingga air suka masuk ke area masjid dan mengganggu kenyamanan beribadah para jamaah. Selain itu, masjid ini juga posisinya kurang sejajar ke arah kiblat maka dari itu DKM Masjid putuskan untuk melakukan renovasi" ujar Najib Prassojo salah satu anggota DKM Masjid Nurul Ilmi saat diwawancarai Dakwahpos.com Minggu (24/11/2019).

Anggaran biaya renovasi masjid ini berasal dari jamaah masjid yang ikhlas memberikan hartanya dan juga berasal dari kencleng masjid yang dikelola oleh DKM Masjid

"Untuk sementara waktu, kegiatan shalat berjamaah dialihkan ke perpustakaan masjid yang berada di pinggir masjid karena kebetulan ruangannya juga cukup luas dan bisa digunakan untuk shalat berjamaah. Insyaallah jika masjid sudah rampung semua kegiatan dialihkan kembali ke masjid" pungkas Najib.

Reporter : Fuad Mutashim, KPI/3B

Minggu, 01 Desember 2019

DKM At-Taqwa: Teladan Rasul Dalam Setiap Aspek Kehidupan

Dakwahpos, Cibiru Wetan- Meski telah lewat bulan lahirnya Rasulullah, DKM At-Taqwa Cibiru Wetan tetap menggelar peringatan Maulid Nabi, hal ini bertujuan untuk magingatkan kepada jamaah bahwa mencintai Rasul itu tidak terbatas oleh waktu. Peringatan maulid Nabi diisi dengan Tabligh Akbar yang dihadiri oleh KH. Muhtar yang merupakan pendakwah yang sering mengisi panggung di daerah-daerah dan berbagai da,i lainnya.

Dengan tema "Meneladani Sikap Rasulullah Dalam Berbagai Aspek, Baik Kehidupan Bermasyarakat, Beragama, Berbangsa dan Bernegara." Tema ini diambil karena untuk mengingatkan terhadap suri tauladan Rasulullah yang mencakup berbagai aspek.

"Tema ini diambil mengingat pada saat ini sering terjadi penyempitan makna terhadap pola dakwah Rasulullah SAW. dengan keresahan inilah DKM sepakat untuk menggunakan tema tersebut." Ujar Ustadz Husni Qolbani .

Selain acara inti yaitu ceramah dari berbagai da'i, acara tabligh akbar  juga diisi oleh kreasi seni dari anak-anak yang diasuh oleh DKM at-Taqwa seperti sholawat hadroh guna memeriahkan acara agar dapat menyerap banyak jamaah yang datang.

"Alhamdulillah anak-anak pengajian juga ikut membantu untuk membuat acara meriah, dengan sumbangan shalawat hadrah yang mereka tampilkan. Dan juga dengan hadroh inilah salah satu yang menarik minat masyarakat untuk datang dalam acarc tabligh akbar ini." Kata Ustadz Husni Qalbani yang merupakan pengurus sekaligus pelatih hadroh tersebut.

Reporter: Mohamad Ekky Rizki Dwip, KPI 3B UIN Bandung

Peringati Maulid Nabi, DKM At-Taqwa Genjot Persiapan

Dakwahpos.com, Bandung – DKM At-Taqwa akan menggelar peringatan hari lahirnya Rasululloh SAW. pada hari sabtu tanggal 30 Desember 2019 atau pada tanggal 3 Rabiul Akhir 1441. Dengan akan diadakannya kegiatan ini, DKM At-Taqwa menggenjot persiapan guna mempersembahkan sajian yang khidmat sepancajang acara.

Salah satu yang akan ditampilkan oleh DKM yaitu seni hadroh yang diisi oleh anak-anak pengajian masjid. Anak-anak yang termasuk dalam personil hadroh rata-rata kisaran kelas lima Sekolah Dasar atau sederajat.

"Personil hadroh kan rata-rata anak kelas lima Sekolah Dasar, jadi ditakutkan demam panggung. Sebetulnya hari-hari biasa pun anak-anak sering latihan hadroh, tetapi dalam kurun waktu seminggu kebelakang latihan lebih digenjot khusus untuk acara peringatan maulid Nabi ini." Ujar Milki Qalbani yang merupakan pengurus DKM sekaligus pelatih hadroh tersebut.

Mengenai waktu acara yang sudah melewati bulan Rabiul Awal, DKM menjelaskan bahwa waktu sudah ditetapkan melalui rapat pengurus. Rabiul Akhir dipilih bukan sekedar asal pilih, melainkan ada filosifi tersendiri yaitu untuk mencintai Rasulullah SAW tidak hanya pada waktu-waktu tertentu saja, tetapi setiap detik, setiap waktu rasa cinta terus mengalir kepada Rasul.

"Alhamdulillah waktu Rabiul akhir dipilih oleh pengurus. Waktu itu punya makna tersendiri, kurang lebih tidak ada batasan waktu untuk mencitai Rasul. Intinya seperti itu." Kata pengurus DKM, Ustadz Husni melalui sambungan telepon.

Reporter: Mohamad Ekky Rizki Dwi Putra, KPI 3B UIN SGD Bandung

Pembangunan Masjid Belum Rampung, Badan Ta'mir Masjid IKU : "Kita di Sini Memakmurkan Saja"

Masjid IKU, jika nampak dari luar hanya menyisakan kerangka-kerangka bangunan. Pasalnya, masjid yang telah direncanakan pembangunannya sejak tahun 1992 ini belum berdiri kokoh sampai sekarang. 
Masjid ini didirikan salah satu ormas sebagaimana dituturkan wakil Badan Ta'mir Masjid IKU, Agum Restu Alam. Namun pada saat itu, warga sekitar menolak karena kebanyakan masyarakat di sana bukan berasal dari ormas yang sama. Sehingga permasalahan ini menghambat pembangunan.
Pembangunan masjid yang dirancang tiga lantai ini tak kunjung selesai dan status pembangunannya 'gantung'. Bantuan-bantuan pun tidak jadi datang karena surat pembangunannya berada di tangan ormas tersebut. Badan Ta'mir Masjid IKU pun tidak dapat berbuat banyak dalam pembangunan ini, selain merenovasi apa yang bisa direnovasi serta memperbaiki fasilitas masjid seperti tiang pembatas, cat dan lampu penerangan.
"Dan kita di sini bertugas memakmurkan aja. Jumatan jalan, ngaji jalan," ujar Agum.
Hal ini dapat diketahui dengan banyaknya kegiatan di lantai dasar Masjid IKU meskipun yang tampak hanya kerangka bangunan. Dan ini ditegaskan pula oleh salah satu santri Al-Faqih yang sering melaksanakan Shalat Jumat di Masjid IKU.
Reporter : Hasna Fadlilah Wahab KPI/3B

DKM Ilaa Khairi Ummah Buka Masjid Untuk Umum

Dakwahpos.com,Bandung - Meskipun bangunan masjid belum utuh, DKM IKU izinkan berbagai kegiatan dilaksanakan di masjid. Seperti kegiatan seminar yang diadakan KAMMI pada tanggal 17/11/2019.
Dengan ta'mir masjid yang terdiri dari mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kegiatan di Masjid IKU bukan hanya dilaksanakan oleh mahasiswa saja, tetapi masyarakat umum di sekitar masjid pun seringkali mengisi kegiatan. Beberapa kegiatan yang aktif dilaksanakan di masjid IKU di antaranya, diskusi rutin dan seminar Mahasiswa KAMMI, pengajian tahsin dan parenting bagi ibu-ibu, pengajian rutin mingguan mahasiswa dari LDM, KAMMI atau Qudwah dan juga pos Quran untuk hafalan mahasiswa. Tak terkecuali dengan pengajian anak-anak yang diadakan hari Senin sampai Sabtu, dari Ashar sampai Isya.
Sedangkan untuk parenting, menurut Agum Restu Alam selaku Wakil Badan Ta'mir Masjid, kegiatan ini dilaksanakan oleh TK Nurul Islam yang dipindahkan ke masjid jika aulanya tidak mencukupi.
DKM IKU pun tidak mempersulit dalam memberi izin untuk melaksanakan kegiatan di masjid.
"Surat untuk kegiatan di hari Ahad biasanya dikasih Hari Jumat, atau nggak di hari-H. Sebenernya gak harus juga pake surat, tapi biar lebih sopan dan misalnya kalo ada yang nanyain ada kegiatan apa, kita tinggal tunjukin suratnya" pungkas Agum.
Reporter : Hasna Fadlilah Wahab KPI/3B
 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia