x
BREAKING NEWS

Info Masjid

Islam Nasional

Info Kampus

Islam Internasional

Info Bandung

Kolom

Rabu, 23 Oktober 2019

Dakwahkan Islam Dengan Makanan

Oleh : Muhammad Iqbal

Dakwahpos.com,Bandung-Masjid adalah tempat bagi seluruh kaum muslimin dalam melakukan beribadah di dunia ini. Baik itu shalat, mengaji, berdakwah, dan lain-lain. Dalam beribadah, setiap kaum muslimin harus memperhatikan dirinya juga orang lain. Bahkan kepada bukan sesama muslim sekalipun. Dakwah adalah salah satu ibadah yang ditujukan untuk mengajak seluruh umat manusia terkhusus kaum muslimin, untuk kembali ke jalan yang benar sesuai yang Allah SWT tuntunkan dalam Al-qur'an dan hadits. Dakwah ini dilakukan turun-temurun dari zaman Nabi Muhammad SAW, para sahabat, tabi'in, hingga atba'ut tabi'in. Ada dakwah unik yang dilakukan para DKM (dewan Kemakmuran Masjid) masjid Jami Al-anshary dalam menjalankan kontribusi dakwahnya pada warga sekitarnya. Masjid yang terletak di Gg. Bakti 3, Ds. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung ini, berdakwah dengan membagikan makanan pada warga sekitarnya setiap setelah melaksanakan shalat jum'at dan shubuh. 

Masjid yang didirikan oleh salah satu guru besar Alm. Prof. Dr. Syamsuri ini, sudah melakukan kegiatan membagikan makanan dari tahun 2017. "Dana awal dari kegiatan ini dikeluarkan oleh sedekah dari bapak pendiri. Lalu dilanjutkan oleh kas bendahara DKM dan sedekah dari para warga" tutur Arul (21) salah seorang DKM yang juga menjadi mahasiswa di UIN sunan Gunung Djati Bandung. Ketika ditanya seputar hal yang mendorong kegiatan dakwah dengan menggunakan makanan ini, salah satu anggota DKM bernama Azet (21) mengungkapkan bahwa awalnya kegiatan ini dimulai setahun setelah masjid direnovasi pada 2016. Para DKM mulai melakukan kegiatan dakwah seperti diskusi keagamaan setelah shalat shubuh. Sehingga, lama kelamaan dakwah dengan membagikan makanan muncul. Mulai dari berbagi takjil pada bulan ramadhan, hingga setiap setelah shalat jumat dan shubuh. "kegiatan ini insya Allah termasuk dalam kegiatan dakwah. Karena, dakwah itu kegiatan yang di dalamnya bisa mengajak kepada hal positif dan membuat citra Islam semakin baik. Sehingga yang muslim semakin yakin dan bangga dengan keislamannya, dan semakin terdorong dalam melakukan ibadah" tutup Azet(21).

Selain dakwah dengan membagikan makanan, ada satu kegiatan rutin di Masjid Jami Al-Anshari yang memamg sudah rutin dan dikerjakan dari awal terbangunan masjid ini. Kegiatan tersebut adalah pengajian anak-anak. Banyak lulusan pengajian tersebut, yang kala sudah dewasa mereka jadi sarjana hebat dan guru besar di berbagai universitas seperti UIN Sunan Gunung Dhati Bandung, Universitas Al-Azhar Jakarta, dan lain-lain layaknya pendiri masjid terdebut, Alm. Prof. Dr. Syamsuri. Sekarang salah satu organisasi ekstra UIN sunan Gunung Djati Bandung yang aktif dalam bidang dakwah atau biasa dikenal dengan Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) turut ikut membantu mempertahankan kegiatan tersebut sebagai "guru ngaji" di Masjid Jami Al-Anshary, daei tahun 2015. Wallahu A'lam Bis Shawab.

Muhammad Iqbal, Mahasiswa KPI UIN sunan Gunung Djari Bandung


Pengajian Anak – anak di Mesjid Jami’ash Sholawat

Dakwahpos.com, Bandung - Mesjid Jami'Ash-sholawat yang terletak di Jalan Manisi ini memiliki banyak  kegiatan, salah satunya pengajian anak-anak.

Pengajian anak – anak dilakukan pada malam Senin sampai malam Sabtu. Anak – anak sangat antusias mengikuti pengajian yang di adakan di Mesjid Jami'ash Sholawat. Pengajian anak – anak ini usianya beragam.

"Pengajian ini diadakan setiap hari setelah shalat Maghrib, alhamdulillah anak – anak antusias mengikuti pengajian dan pendidikan yang diberikan mengenalkan huruf-huruf hijaiyah atau bacaan Iqra serta memberikan beberapa pejelasan mengenai ilmu fiqh sedikit demi sedikit". Ujar Pengajar

Pengajar di Masjid Jami' Ash-Sholawat menciptakan suasana pengajian yang nyaman untuk anak-anak. Walaupun anak itu ada yang belum bisa bahkan masih nol pengetahuan baca tulis Al-Qur'an nya, tetapi pengajar mengusahakan terlebih dahulu anak-anak itu nyaman mengaji. Sehingga minimnya pengajar tidak menyurutkan antusias anak-anak untuk tetap mengaji.

Repoter : Samia Rahmawati KPI/3D

MASJID MIFTAHUL FALAH ADAKAN KAJIAN RUTIN

Bandung – Cileunyi kulon khususnya di Masjid Miftahul Falah, dengan Ketua DKM  bapak H. Jejen adakan pengajian rutin setiap seminggu sekali, tepatnya di hari jum'at yang berlangsung pada pagi hari dengan kurun waktu 3 jam, dan hal tersebut sudah  berjalan sekitar 4-5 Tahun.

Dalam kegiatan kajian rutinan tersebut, di dalamnya terdapat roundown acara yang di awali dengan pembacaan pupujian, dilanjutkan dengan shalawat Nabi, dan pembacaan ayat hirid, yang di pimpin oleh ibu Hj. Hasanah, dilanjutkan dengan tawasul dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang di pimpin oleh Ust. Ayi.

" Dengan membaca Al-qur'an dan menerapkan tajwidnya itu sangat Penting dan diwajibkan bagi yang sudah memahaminya, terlebih apabila penerapan pembacaan Al-Qur'an dan tajwidnya tersebut di terapkan di kalangan anak-anak yang dalam penerimaannya mungkin, tidak perlu memakan waktu banyak " ujarnya.

Setelah selesai pembacaan tawasul dan pembacaan Al-Qur'an, dilanjutkan dengan ceramah yang di pimpin langsung oleh ketua DKM Masjid Miftahul Falah yakni Bapak H. Jejen, dengan Tema "Keistimewaan Bulan Muharram". Ketua DKM bapak H. Jejen mengatakan "Bahwa keistimewaan di bulan Muharam ialah sebagai Syahrullah yang berarti bulan Allah, Allah melarang umat islam untuk berbuat kerusakan, melarang untuk peperangan lantaran bulan Muharam adalah bulan suci.

Bapak Jejen menegaskan " bahwa di dalam Bulan Muharam tersebut, perbanyaklah Amalan-amalan baik seperti berbuat baik terhadap sesama, Ikhlas dalam berbagi, Dan diketahui, dalam keistimewaan bulan Muharam tersebut merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriyah yang di hitung berdasarkan revolusi bulan." ujarnya.

Dari hasil observasi diketahui, bahwa pengajian tersebut di meriahkan oleh jama'ah Ibu-ibu, sekitar 50 orang jama'ah pengajian, dari yang muda sampai yang sudah tua.

" Hadirnya seseorang di majlis ilmu itu sudah berkah apalagi dibarengi dengan niat yang baik dan keikhlasan "

Reporter           : Siti Rohilah KPI 3 D

Dakwahkan Islam Dengan Makanan

Oleh : Muhammad Iqbal

Dakwahpos.com, BANDUNG-Masjid adalah tempat bagi seluruh kaum muslimin dalam melakukan beribadah di dunia ini. Baik itu shalat, mengaji, berdakwah, dan lain-lain. Dalam beribadah, setiap kaum muslimin harus memperhatikan dirinya juga orang lain. Bahkan kepada bukan sesama muslim sekalipun. Dakwah adalah salah satu ibadah yang ditujukan untuk mengajak seluruh umat manusia terkhusus kaum muslimin, untuk kembali ke jalan yang benar sesuai yang Allah SWT tuntunkan dalam Al-qur'an dan hadits. Dakwah ini dilakukan turun-temurun dari zaman Nabi Muhammad SAW, para sahabat, tabi'in, hingga atba'ut tabi'in. Ada dakwah unik yang dilakukan para DKM (dewan Kemakmuran Masjid) masjid Jami Al-anshary dalam menjalankan kontribusi dakwahnya pada warga sekitarnya. Masjid yang terletak di Gg. Bakti 3, Ds. Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung ini, berdakwah dengan membagikan makanan pada warga sekitarnya setiap setelah melaksanakan shalat jum'at dan shubuh. 

Masjid yang didirikan oleh salah satu guru besar Alm. Prof. Dr. Syamsuri ini, sudah melakukan kegiatan membagikan makanan dari tahun 2017. "Dana awal dari kegiatan ini dikeluarkan oleh sedekah dari bapak pendiri. Lalu dilanjutkan oleh kas bendahara DKM dan sedekah dari para warga" tutur Arul (21) salah seorang DKM yang juga menjadi mahasiswa di UIN sunan Gunung Djati Bandung. Ketika ditanya seputar hal yang mendorong kegiatan dakwah dengan menggunakan makanan ini, salah satu anggota DKM bernama Azet (21) mengungkapkan bahwa awalnya kegiatan ini dimulai setahun setelah masjid direnovasi pada 2016. Para DKM mulai melakukan kegiatan dakwah seperti diskusi keagamaan setelah shalat shubuh. Sehingga, lama kelamaan dakwah dengan membagikan makanan muncul. Mulai dari berbagi takjil pada bulan ramadhan, hingga setiap setelah shalat jumat dan shubuh. "kegiatan ini insya Allah termasuk dalam kegiatan dakwah. Karena, dakwah itu kegiatan yang di dalamnya bisa mengajak kepada hal positif dan membuat citra Islam semakin baik. Sehingga yang muslim semakin yakin dan bangga dengan keislamannya, dan semakin terdorong dalam melakukan ibadah" tutup Azet(21).

Selain dakwah dengan membagikan makanan, ada satu kegiatan rutin di Masjid Jami Al-Anshari yang memamg sudah rutin dan dikerjakan dari awal terbangunan masjid ini. Kegiatan tersebut adalah pengajian anak-anak. Banyak lulusan pengajian tersebut, yang kala sudah dewasa mereka jadi sarjana hebat dan guru besar di berbagai universitas seperti UIN Sunan Gunung Dhati Bandung, Universitas Al-Azhar Jakarta, dan lain-lain layaknya pendiri masjid terdebut, Alm. Prof. Dr. Syamsuri. Sekarang salah satu organisasi ekstra UIN sunan Gunung Djati Bandung yang aktif dalam bidang dakwah atau biasa dikenal dengan Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) turut ikut membantu mempertahankan kegiatan tersebut sebagai "guru ngaji" di Masjid Jami Al-Anshary, daei tahun 2015. Wallahu A'lam Bis Shawab

MASJID MIFTAHUL FALAH DENGAN BERBAGAI KEGIATAN

Masjid MIFTAHUL FALAH yang tepat berlokasi di Jl.Percobaan No.2, Kp.Cikalang, Desa cileunyi kulon, Kab.Bandung dengan kode pos 40393 ini merupakan masjid yang banyak dikunjungi dan diminati oleh warga setempat. Dikarenakan, masjid ini berada di lokasi yang tidak jauh dengan jalan raya dan tidak sulit untuk dijangkau juga terjaga kebersihannya.

 

Masjid MIFTAHUL FALAH ini dibangun pada tahun 1990 dan merupakan kategori Masjid Umum. Sebelum Masjid Miftahul Falah ini berdiri, pada awalnya hanya sebuah mushola kecil yang berukuran sekitar 5x8 M. Seiring berjalannya waktu banyak masyarakat yang berdatangan ke Cikalang, kemudian ada yang mewakafkan tanah untuk pelebaran masjid. Dibangunlah masjid itu bersama-sama, namun setelah pembangunan tersebut, masih tidak mencukupi untuk melaksanakan ibadah, sehingga masjid tersebut dibangun kembali. Kurang lebih masjid tersebut sudah direnovasi sebanyak 4 - 5 kali.

 

Dalam keorganisasian masjid tersebut banyak kegiatan-kegiatan. Dan diantara kegiatannya ada kegiatan harian. seperti, shalat berjamaah, shalat jum'at, pengajian anak yatim, pengajian bapak-bapak, marhabaan santri, dan pengajian ibu-ibu. Adapun untuk kegiatan tahunannya yaitu perayaan hari besar islam diantaranya Maulid Nabi, isra'miraj, dan kegiatan muharraman. 

 

Terlebih dari itu, Masjid MIFTAHUL FALAH ini dipelopori oleh ketua DKM yang bernama Bapak Uhen dan didampingi oleh kerabatnya. Juga masih banyak orang-orang hebat yang memakmurkan masjid tersebut diantaranya ibu Fitri, istri dari pendamping ketua DKM masjid tersebut. Beliau salahsatu penjuru masjid tersebut dikarenakan jarak antara rumah beliau dengan masjid tersebut sangat berdekatan sekali.

Reporter           : Siti Rohilah KPI 3 D

 

Belajar Tahsin Bersama Mantan Preman

Dakwahpos.com, Bandung - Mesjid Jami'Ash-sholawat yang terletak di Jalan Manisi ini memiliki banyak kegiatan, salah satunya Belajar tahsin.

Belajar tahsin pada malam Senin dan malam Rabu. Kegiatan ini dilakukan di lapangan dekat mesjid Jami'ash Sholawat. Masyarakat sekitar sangat antusias dengan adanya kegiatan belajar Tahsin ini.

Dengan di adakannya pengajian tahsin ini tidak hanya menambah pengetahuan tahsin juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat mesjid Jami'ash Sholawat. Kegiatan ini sudah berlangsung selama 8 bulan, dan juga di ikuti oleh ibu -ibu, bapak – bapak, dan ada juga mantan preman.

"Kegiatan belajar tahsin ini alhamdulillah sudah 8 bulan, kegitan ini juga di ikuti oleh ibu - ibu, bapak - bapak dan mantan preman  " ujar DKM Jami'ash Sholawat

Reporter : Samia Rahmawati KPI/3D

Tebar benih Kebaikan, Usia Bukan Hambatan

Dakwahpos.com, Bandung – Euis (47) warga Komplek Bumi Panyileukan Bandung mengabdikan dirinya sebagai tenaga pengajar  di Masjid Al Hasan Tiga yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Walaupun tak lagi muda usia tidak menghalanginya untuk terus menebar kebaikan dengan cara bermanfaat bagi orang lain. Baginya apa yang ia lakukan sekarang berharap akan menjadi sebuah ladang amal bagi kehidupanya kelak diakhirat nanti.

Aktivitas keseharian menjadi istri  sekaligus seorang ibu bagi anak – anaknya tidak menjadikan sebuah hambatan bagi  Euis untuk terus bergerak mensyiarkan agama Islam. Semangat dan kegigihannya sangat diapresiasi oleh warga sekitar. Salah satunya dengan cara mengangkat ibu Euis menjadi bagian dari pengurus masjid yakni diposisikan sebagai bagian pengajaran. 

"Saya sudah mengajar dan kemudian aktif di masjid ini dari tahun 1994, karena awal saya tinggal disini sekitar tahun 1992. Jadi insya Allah kalau memang masih dibutuhkan disini untuk  mengajar anak- anak dan masih diberikan kesehatan saya masih mampu." Ujarnya (27/9).

                                                                       Reporter : Nurhana Rizqiah/KPI 3C

Teladani Rasulullah Menuju Kemenangan

Dakwahpos.com, BANDUNG - Warga dan santri Al-Ihsan selalu mengadakan kegiatan membaca Surat Yaasin dan Maulidan di setiap malam jumat selepas sholat maghrib, di masjid Al-Mubarok. Para jamaah sangat antusias mendatangi masjid dan berkumpul bersama dengan niat untuk bersilaturahmi juga tentunya.


"Hal ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dan para santri dapat meneladani akhlak dan perilaku Rasulullah SAW. dalam kehidupan sehari-hari" ujar Arifin, Kamis (10/10/2019).


Maulid yang biasa dibaca yaitu Maulid Ad-Dibaa, Maulid Simtudduror, dan Al-Barzanji. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat mengenal kitab-kitab maulid dan tidak berpatok ke satu kitab saja. Salah satu tujuan lainnya juga agar masyarakat tidak bosen ketika dibacakan kitab maulid itu.


Sebenarnya bisa saja kegiatan itu dilakukan secara pribadi di rumah masing-masing, akan tetapi DKM memfasilitasi agar kegiatan malam jumat itu dilakukan dengan berjamaah. Agar seluruh warga dapat bersilaturahmi dan saling mengenal juga dengan tetangganya. Maksud lain dilakukan dengan cara berjamaah itu juga agar doa yang kita sampaikan bisa lebih cepat terkabul.


Setiap kegiatan yang dilaksanakan di masjid ini selalu mendapat respon positif dari seluruh warga. Mereka selalu berbondong-bondong hadir dan ikut berpartisipasi dalam setiap acara yang dilaksanakan.


(Reporter: Mustopa Kamal KPI 3-C)

Tumbuhkan Silaturahmi di Masjid

Dakwahpos.com, BANDUNG - Masjid Al-Mubarok yang berada di daerah Cibiru Hilir merupakan tempat bagi warga sekitar untuk mencari ilmu yang rutin dilakukan DKM setiap minggunya.

Tidak hanya menjadi tempat untuk tholabul ilmi. masjid ini juga menjadi sarana untuk bersilaturahmi antar masyarakat sekitar agar mereka saling mengenal satu sama lain dan menjadi lebih dekat dan akrab.

"Biasanya kegiatan mengaji untuk warga disini tidak dilakukan di mesjid, tetapi dilakukan di kediaman Pak Haji Aceng. Hal ini karena setiap hari masjid ini dijadikan tempat untuk para santri mengaji. Pengajian perminggu ini dilakukan dengan maksud untuk silaturahmi juga dengan warga sekitar" ucap Arifin, Minggu (13/10/2019).

Setiap kegiatan yang dilaksanakan di masjid ini selalu mendapat respon positif dari warga. Mereka selalu berbondong-bondong hadir dan ikut berpartisipasi dalam setiap acara yang dilaksanan. Hal tersebut menjadikan DKM Al-Mubarok semakin giat mengadakan kegiatan-kegiatan tersebut.

Hal itu bisa dilakukan karena adanya masyarakat yang mencintai masjid, sehingga masjid bisa dijadikan tempat sebagai sarana silaturrahmi untuk warga sekitar.

Pengajian Meningkatkan Kebersamaan Para Santri

Dakwahpos.com, BANDUNG – Masjid Al-Mubarok sering mengadakan pengajian rutin untuk para santri di Pesantren Al-Ihsan, Pesantren yang bertempat di Cibiru Hilir Kota Bandung ini memiliki cukup banyak santri yang menimba ilmu disana, Untuk meningkatkan keberamaan para santri nya di Al-Ihsan rutin mengadakan pengajian sehabis melakukan sholat Ashar, Maghrib, Isya , dan Subuh.

Mereka semua Mengaji dengan bersemangat untuk menambah ilmu mereka dan itu juga sebagai kewajiban mereka sebagai santri disana, dengan mengaji berama-sama para santri dapat mengenal santri satu dengan antri lain nya, mereka pun bisa saling berdiskusi tentang permasalahan agama dan juga bertukar pikiran. 

Mesjid kifayatul akhyar jadi tempat istirahat untuk mahasiswa

Dakwahpost.com, BANDUNG- Banyaknya mahasiswa UIN yang mengaku memanfaatkan masjid kifayatul akhyar untuk beristirahat, karna dengan tempatya yang luas dan terbuka jadi memudahkan untuk beristirahat.

  Jadi selain masjid iqomah masjid kifayatul akhyar jadi tempat kedua untuk mahasiswa UIN, pengakuan dari salah satu mahasiswa UIN bahwasannya masjid kifayatul akyar ini bangunannya sangat luas dan dekat dengan jualan-jualan pinggir jalan, jadi selain bisa beribadah juga bisa mengisi perut dengan kenyang (22/09).

  Membicarakan tempat kenyamanan nomor satu jelas masjid tentunya, namun masjid ini memiliki suasana yang sangat sejuk hingga memberikan kenyamanan yang membuat semua orang tertarik mengunjunginya.

  Banyak juga yang menjadikan masjid buat tidur menunggu mata kuliahnya, dan menjadikan buat bahan diskusi.

Reporter : Yuli Pitriyani / KPI 3Da

  

Pengajian Rutin Menambah Iman dan Wawasan

Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Al-Mubarok yang berada di daerah Cibiru Hilir merupakan tempat bagi warga sekitar untuk mencari ilmu yang rutin dilakukan DKM setiap minggunya, lebih tepat nya lagi pengajian itu di adakan sehabis melakukan sholat isya seiap malam Selasa.

Pengajian pada malam itu di pimpin oleh Ust. NurHasan, Pengajian yang bertemakan tentang betapa wajib nya kita berbakti kepada orang tua, Ustad Nurhasan pun berkata "Akan tiba suatu masa kamu akan merindukan sosok orang tua, Jangan takut duit antum habis buat beli tiket pulang terus Demi Allah, Allah akan lipatgandakan rezeki antum." Ucap Ust.Nuhasan.

Kalimat tersebut sangat menyentuh hati para jamaah yang mendegarkan ceramah Ust.Nurhasan, dan pengajian tersebut pun di tutup dengan doa bersama yang di pimpin oleh bapa Ustad tersebut.

DKM Ash-Shobar Peringati Hari Santri Nasional

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Ash-Shobar selalu rutin mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan setiap minggunya. Berhubungan dengan Hari Santri Nasional pada tanggal 22 oktober kemarin, DKM Ash-Shobar adakan kajian tentang hari santri juga.


DKM Ash-Shoba turut mengundang ustadz Ahmad Sholih untuk mengisi kajian tersebut. "Ada 5 kelebihan dari santri, yaitu doanya maqbul, memiliki jiwa yang kuat, unggul dalam bidang agama, mandiri, dan memiliki kreativitas yang tinggi" ujar ustadz Ahmad Sholih ketika mengisi kajian itu Rabu (22/10/2019).


Banyak sekali warga sekitar yang menghadiri kajian hari santri tersebut. "Tidak biasanya kajian dihadiri warga sampai sebanyak ini, biasanya tidak melebihi pintu masuk, tapi sekarang sampai keluar masjid" ujar ketua DKM Ash-Shobar.


Kajian tersebut sangat menambah wawasan keagamaan bagi warga sekitar. Karena tidak semua warga sekitar masjid Ash-Shobar paham bagaimana kehidupan santri dan arti santri yang sebenarnya.
 

Selain mengadakan kajian, DKM Ash-Shobar juga mengadakan perlombaan-perlombaan berbau keagamaan, seperti tilawatil qur'an, sholawat, adzan, kitab kuning, dan perlombaan lainnya.  Warga sekitar sangat antusia mengikuti perlombaan-perlombaan yang diadakan, terutama anak-anak kecil yang biasa mengaji di masjid Ash-Shobar.


Reporter : Ridha Nabillah/KPI/3D

DKM Kifayatul Akhyar, Bangun Rumahnya diatas Masjid

Dakwahpost.com, BANDUNG- Melihat berbagai tema dikediaman masjid Kifayatul Akhyar, ketua DKM Kifayatul Akhyar meberitahu bahwasanya beliau tinggal diatas bangunan masjid Kifayatul Akhyar. Rabu (11/ 09)

  Pada awalnya banyak yang mengira, rumah DKM Kifayatul Akhyar terletak jauh dari lokasi masjid tersebut, ternyata rumah DKM tersebut terletak diatas masjid Kifayatul Akhyar, dan berada di lantai dua tepat disamping sekolah taman kanak-kanak.

Walaupun rumahnya berada diatas masjid, tetapi tidak menjadikan sempit halaman masjid tersebut, dan tidak memperlihatkan desain bangunan rumah yang terlihat mewah. Barang-barang yang berada dalam rumah DKM Kifayatul Akhyar tersebut, disimpan di teras rumahnya, karena keterbatasannya lahan ruangan rumah.

Di samping masjid Kifayatul Akhyar, terdapat pula berbagai hewan ternak, seperti ayam. Karena itu, lahan yang ada di halaman masjid Kifayatul Akhyar menjadi sempit. Oleh karena itu, DKM Kifayatul Akhyar sedang mengadakan pembangunan kembali lahan masjid agar terlihat lebih rapih dan nyaman untuk dijadikan tempat ibadah dan sarana belajar.

Reporter : Yuli Pitriyani / KPI 3D

Masjid Al-Istianah Sering Adakan LARWEBA Tiap Minggunya

Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Al-Isti'anah rutin melaksanakan Pengajian setiap hari minggu setelah ba'da dzuhur. Pengajian tersebut diberi nama LARWEBA, Langganan Remaja , Ibu-ibu, dan Bapak-Bapak. Pengajian ini sering mengundang Ustadz-ustadz, Dosen dan kadang Bapa DKM Al-Istianah pun sering memberikan Tausiah nya.

"Pengisi pengajian di masjid ini sering memanggil ustad ustad luar untuk mengisi ceramah nya disini. Ustad nya ada 3 kadang bapak DKM pun sering  mengisi pengajian di Masjid Al-Isti'anah" ujar Elis Jumat (27/09)

Jamaah Pengajian di Masjid Al- Isti'anah tidak hanya warga sekitar masjid saja, tetapi banyak juga warga dari luar lingkungan masjid yang ikut pengajian tersebut.

"Disini sering belajar tentang fiqih dan juga tafsir." Tegas Elis. 

Reporter : Tiara Ravilya Putri 
 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia