Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berkendara Juga Punya Etika Loh

Kamis, 13 Oktober 2022 | Oktober 13, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-13T00:55:08Z

Oleh : Syafira Wulan Diar 

Etika berkendara di jalan raya merupakan penilaian sifat kebenaran atau kebaikan dari tindakan sosial yang dimiliki individu ataupun kelompok ketika berada di jalan raya saat berkendara. Segala aktifitas manusia saat bepergian melewati jalan raya. Maka dari itu, banyak orang berlalu lalang melintasi jalan raya setiap saat. Dengan banyaknya orang-orang yang ditemui maka etika sangat diperlukan agar lebih efektif dalam berinteraksi.
Etika berkendara tak hanya memenuhi persyaratan seperti SIM, STNK, dan helm dalam berkendara dijalan raya tetapi kita juga harus memahami etika yang baik. Seperti menghargai dan menghormati kendaraan lain, tidak ngebut atau menghambat kendaraan lain, taat peraturan lalu lintas, menggunakan klakson dengan benar, selama berkendara tidak memakai ponsel, memakai bahu jalan saat darurat, dan hindari sikap angkuh kepada sesama pengguna jalan.

Etika berkendara memang dirasa penting untuk keselamatan pengendara itu sendiri maupun pengendara lainnya, ada banyak kasus yang ketika kita berkendara tidak menggunakan etika bisa merugikan keselamatan kita sebagai pengendara ataupun orang lain.

Seperti contoh, Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Banda Aceh - Meulaboh, tepatnya di Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar. Minggu (21/11/2021) sekitar pukul 12.30 WIB. Mobil Brio dengan pelat nomor BL 1840 C ugal-ugalan sampai menabrak besi pembatas jalan yang menembus sisi kiri mobil hingga ke belakang.

Sehingga, etika berkendara memang harus dimiliki terutama saat berkendara di jalan yang ramai/padat, ada aturan tentang prioritas tapi tetap saja etika harus dikedepankan karena prioritas yang dibuat hanya untuk menetapkan dua hal yang bertentangan. Sebab tanpa ada etika pada akhirnya aturan itu juga malah menjadi ego, bayangkan ini bila terjadi dijalanan kota kota besar maka kalau hanya berpikir jalan lurus prioritas maka hampir hampir tak bisa berbelok pengemudi yang hendak perlu berbelok. Setidaknya tunjukkan sedikit kemurahan hati, toh tak ada salahnya bersedekah memberikan jalan kepada orang lain. Saling menghormati sesama pengguna jalan demi untuk kenyamanan dan keselamatan bersama. 

Syafira Wulan Diar


Mahasiswi KPI UIN SGD Bandung
Sliyeg, Kab. Indramayu 
×
Berita Terbaru Update