Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pengampunan Kesalahan Dari Allah SWT

Selasa, 26 Oktober 2021 | Oktober 26, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-26T02:29:51Z

Pengampunan Kesalahan Dari Allah SWT

Bandung-DKM Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan Kajian Kitab Kuning (KAKIKU) secara daring melalui aplikasi Zoom Metting, Kamis (30/09/2021). Kajian yang diisi oleh Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag ini mengangkat tema "Menyeimbangi Antara Takut dan Harap."
Menurut Dr. Uwes Fatoni, M.Ag selaku moderator, Kajian kitab kuning ini merupakan kegiatan rutin setiap malam Jum'at. Selain itu, ada beberapa kegiatan rutin lainnya yang dilakukan oleh Masjid Ikomah.
"Ada tiga kegiatan rutin yang dilakukan Masjid Ikomah, pada malam Rabu untuk Kajian Hadis, malam Kamis untuk Kajian Kitab Dakwah dan malam Jum'at untuk kajian Tafsir bersama Prof. Rosihon."
Dalam kajiannya Prof. Dr. H. Rosihon Anwar mengungkapkan bahwa pada ayat 64 manusia yang berbuat salah maka Allah memaafkan kesalahannya.
"Di 64 ini mereka(manusia) berbuat salah, oke kata Allah saya kasih kesempatan untuk mereka bertaubat dan Allah memaafkan kesalahannya."
Prof. Dr. H Rosihon Anwar lebih lanjut menjelaskan tentang ayat 64 yaitu perbandingan umat Nabi Muhammad SAW dengan umat-umat lainnya ketika melakukan dosa.
"Umat Nabi Muhammad SAW ketika melakukan maksiat dan dosa, Allah itu tidak langsung memberikan azab tapi memberikan imhal(dibiarkan) diberikan kesempatan untuk bertaubat kalau tidak bertaubat maka tentu siksa atau balasan atas ke jahatan dan zalimannya itu diberikan nanti di yaumuljaza. Sedangkah Bani Israil (umat terdahulu) ketika mereka berpaling maka langsung di siksa tapi sekarang berulang-ulang mereka melakukan pelanggaran tetapi Allah memberikan imhal tidak langsung di siksa dan di azab."
Imhalnya Allah kepada orang yang bermaksiat itu bisa baik bisa juga buruk, bisa imhal itu istridrod(diberi kesempatan dia untuk berumur panjang supaya dia banyak dosa) dan bisa juga imhal itu demi kebaikan seperti orang itu diberi kesempatan panjang kemudian wafat.



Reporter : Fahmi Siddiq Azis
Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

×
Berita Terbaru Update