Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Memaknai Toleransi Dalam Sebuah Perbedaan

Sabtu, 11 Desember 2021 | Desember 11, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-11T16:48:24Z

Toleransi adalah sebuah sikap atau perilaku menghormati dan menghargai sebuah perbedaan. Perbedaan bukanlah jadi penghalang tersatukannya tiap individu melainkan perbedaanlah yang mempersatukan kita.

Namun realitanya, isu perpecahan dan intoleransi yang kian marak jadi faktor pemecah belah keutuhan suatu bangsa. Kurangnya sikap toleransi jadi pemercik utama rusaknya kerukunan antar sesama. Beragam tindakan-tindakan negatif mulai dari penyebaran pesan intoleran, isu berbau rasisme, hingga ujaran kebencian kian berkembang pesat di sekitaran masyarakat. Akibatnya, berbagai konflik internal pun muncul dan hal tersebut lantas memicu terjadinya pergesekan antara kelompok mayoritas kepada minoritas. Sikap merasa paling benar dan main hakim sendiri lambat laun berujung pada tindakan kekerasan dan vandalisme. Bayangkan, jika seandainya posisi kita berada di lingkaran minoritas besar kemungkinan, bisa saja kita diperlakukan secara diskriminatif. Pada dasarnya, Intoleransi tidak hanya terbatas pada sikap membenci perbedaan pandangan pribadi saja, intoleransi juga bisa muncul melalui perbedaan latar belakang suku, budaya, bahkan ras sekalipun. Tidak dapat dipungkiri, agama pun kini dijadikan sebagai kekuatan 'politik' oleh segerombolan pelaku intoleransi. Perlahan sikap toleransi mulai memudar dari waktu ke waktu dan segelintir oknum cenderung ingin menang sendiri demi kepentingan pribadinya.

Toleransi dalam sebuah perbedaan sangat penting dan harus diterapkan karena membuat kehidupan semakin rukun dan damai, serta dapat meningkatkan rasa persaudaraan. Selain itu, toleransi juga dapat meningkatkan rasa nasionalisme terhadap negara dan meningkatkan perkembangan negara. Toleransi dapat meningkatkan rasa nasionalisme juga karena dengan memiliki sikap toleransi, hal itu berarti kita menghargai orang lain baik itu pendapat, agama, dan lain sebagainya.

Toleransi tumbuh dengan kesadaran bahwa keanekaragaman suku, agama, ras, dan bahasa terjadi karena sejarah dengan semua faktor yang memengaruhinya. Dengan keberagaman yang ada, sikap toleransi merupakan sebuah kewajiban sehingga setiap orang bisa hidup berdampingan dengan damai. Orang yang sudah menerapkan sikap toleransi dalam kehidupannya, memiliki ciri-ciei seperti menghormati orang lain, memberi kebebasan bagi orang lain, menghargai pendapat orang lain, dan tidak memandang perbedaan fisik dan psikis dalam bersosialisasi.

Kita seharusnya dapat meningkatkan rasa persaudaraan kepada antar sesame. Mencegah perpecahan akibat perbedaan, adalah tugas kita semua sebagai makhluk sosial. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan menerapkan sikap toleransi di dalam kehidupan sehari-hari sedari dini. Hal-hal sederhana seperti membimbing anak-anak untuk menghormati pendapat orang lain hingga mengajarkan mereka untuk tidak mendiskriminasi suku, agama, dan ras dalam pergaulan adalah sebagian contoh sikap toleransi. Selain itu, kita juga bisa memulainya dengan membuka pikiran untuk lebih saling menghargai dan menerima perbedaan yang ada.

Rifaldi Andzani

Mahasiswa Jurusan KPI, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

×
Berita Terbaru Update