Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Renungan Bagaimana Hidup Di Alam Dunia Ini Tidaklah Diurus Oleh Manusia Itu Sendiri, Tetapi Ingin Diurus Oleh Allah SWT

Minggu, 24 Oktober 2021 | Oktober 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-24T12:39:07Z

Dakwahpos.com,Bandung- Masjid Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan kultum rutin ba'da dzuhur, Selasa (06/04/2021). Kegiatan yang diisi oleh Drs. A. Bachun Rifa'i, M.Ag ini mengangkat tema "Rumus Diurus Allah."

Dalam ceramahnya Ustadz Bachun Rifa'i mengungkapkan tentang lima  syarat kalau kita ingin diurus oleh Allah SWT.

Ustadz Bachrun Rifa'i mengatakan dalam podcast khutbah kali ini bahwa kalau kita ingin diurus oleh Allah SWT maka hati kita juga harus tulus dan hati kita harus pasrah karena semua ciptaan Allah tidak akan sia-sia "Robbana Ma khalaqta hadza bathila" .

Ustadz Bachrun Rifa'i menyampaikan syarat yang pertama yaitu dengan kita harus memiliki  hati yang  tulus, menurut Imam Ghazali kita mempunyai hati yang salim atau selamat, hati yang sakit atau qolbun marridh, dan hati yang mati atau qolbun mayyit. Beliau juga mengatakan bahwa jika kita senantiasa mempunyai hati yang tulus dan benar-benar pasrah kepada Allah maka kita termasuk memiliki qolbum salim yang dimana senantiasa hati kita jernih bila menghadap Allah SWT. Kemudian beliau juga mengatakan bahwa hati yang sakit adalah hati yang senantiasa tidak menerima apa yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Dalam syarat yang kedua ini Ustadz Bachrun Rifa'i  mengungkapkan "kalau kita ingin diurus oleh Allah maka ibadah kita harus bagus dan ibadah yang baik untuk di jalankan adalah ibadah mahdoh maupun ghoiru mahdo". Indikasi ibadah tersebut ada tiga, yang pertama niat ikhlas karena Allah SWT, yang kedua amal yang kita lakukan adalah amal shaleh bukan aman salah, dan yang ketiga nardhotillah atau ingin mengharap ridho Allah SWT.

"kalau kita ingin kepada satu tujuan, biasanya untuk mencapai tujuan itu di pinggir-pinggir tersebut itu pasti ada tantangan ada ancaman ada hambatan dan ada gangguan. Maka  kita harus terus lurus apalagi hidup ini  penuh cobaan penuh godaan dan penuh tantangan kalau kita tidak mampu untuk mengatasinya mata kita akan ke bawa dengan apa yang mengajaknya" ujar Ustadz Bachrun dalam syarat ketiga.

Lebih lanjut Ustadz Bachrun Rifa'i menyampaikan syarat keempat yang berkaitan dengan ikhtiar. Sebagai seorang mahasiswa kita harus berusaha sungguh-sungguh dalam memperoleh ilmu yang akan kita dapatkan di kampus ini agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik, beliau juga mengatakan kita sebagai seorang mahasiswa harus belajar dengan focus,serius  dan tidak setengah-setengah dan jika kita sudah sungguh-sungguh tetapi hasilnya tidak dengan apa yang kita inginkan maka itu tidak apa-apa karena yang dilihat itu prosesnya.

Dan syarat yang kelima Ustadz Bachrun Rifa'i menjelaskan tentang tobat. Tobat adalah menyesali kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat atau kesalahan-kesalahan yang diperbuat di masa lampu dan berjanji untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik.

"karena memang manusia itu tidak terlepas dari salah dan lupa al insanu mahalul khoto wan nisyan manusia itu tempat salah dan lupa tapi tempat salah dan lupa ini bukan jadi alasan tapi sebagai pintu darurat jadi manusia tempat salah dan lupa ini sebagai pintu darurat" ungkap Ustadz Bachrun Rifa'i.

 

Reporter: Safinatunnajah

Mahasiswa UIN SGD Bandung

×
Berita Terbaru Update