Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Optimis Sebelum Galau di Akhir Kuliah Kronis

Senin, 07 Oktober 2019 | Oktober 07, 2019 WIB | 0 Views Last Updated 2019-10-08T01:03:30Z

Oleh : Ani Yulistiani

              Memiliki atau mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah merupakan salah satu dambaan atau keinginan bagi setiap Mahasiswa.  Ya, karena pada dasarnya mayoritas Mahasiswa mengaku bahwa ia harus menjalani kuliah ini hanya karena ingin mendapat pekerjaan yang lebih layak. 

               Namun, tidak dapat dipungkiri bahwasannya seringkali diakhir masa kuliah itu banyak menimbulkan keresahan dan hambatan dari mulai tugas laporan yang menumpuk atau bahkan harus mengulang mata kuliah yang belum diselesaikan disemester lalu. Apalagi jika seusai magang ada yang nawarin untuk melanjutkan magang. Karena tergiur akan pundi- pundi uang akhirnya lebih memilih untuk melanjutkan magang. Lalu, berimbas pada skripsi yang terbengkalai dan ujung- ujungnya galau. Ya, galau di akhir masa kuliah. 

               Dalam hati terbersit untuk cepat lulus, namun apa daya banyak tugas yang belum terselesaikan . dengan kata lain " penuhi dulu kewajiban baru minta hak ".  Tentu untuk memutuskan hal tersebut harus banyak dilakukan pertimbangan yang matang agar tidak menimbulkan pertentangan dan penyesalan dikemudian. 

               Ya, bagi saya mengutamakan pendidikan adalah hal yang paling utama dan kuncinya adalah optimis. Adapun pengalaman memang dibutuhkan sebagai bekal kita untuk bekerja di lapangan. Namun, kewajiban kita untuk mengemban tugas sebagai seorang mahasiswa itu adalah hal yang harus diutamakan. 

               Belajar dari pengalaman sebelumnya antara memilih pekerjaan atau melanjutkan kuliah saya lebih memilih untuk melanjutkan kuliah. Karena dari hal tersebut banyak pelajaran yang bisa saya petik. Saya juga selalu yakin dan optimis ketika saya harus melanjutkan kuliah dibanding dengan memilih bekerja yang jelas- jelas dari pekerjaan itu sudah saya rasakan hasilnya. Namun, dalam hal ini saya lebih yakin pada Tuhan, karena pada dasarnya bahwa Tuhan selalu memberi jalan untuk hambanya dan kunci utamanya adalah optimis. 

Penulis, Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
×
Berita Terbaru Update