x
BREAKING NEWS

Senin, 21 Oktober 2019

Masyarakat Juga Ingin Korupsi

Oleh : Deni Heldiansyah Putra

Kian hari, korupsi makin menjamur dalam pemerintahan Indonesia. Jangankan ketua Lembaga, sampai bawahan pun sekarang bisa melakukan korupsi. Layaknya budaya, rasanya tidak sah melihat pemerintah Indonesia tidak korupsi. Sepertinya, korupsi akan menjadi tradisi di negara kita.

Jika sudah menjadi budaya juga tradisi, maka korupsi ini sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh setiap orang. Pelaku tak lagi malu, bahkan bangga karena telah mewariskan tradisi dan budaya. Padahal jelas-jelas bahwa korupsi ini sangat mendhalimi korban. Dirampas hak nya.

Korupsi terjadi karena ke egoisan dari pelakunya. Mengambil hak rakyat demi memenuhi kebutuhan personal. Memperkaya diri dengan memiskinkan orang lain. Sama halnya mencuri. Akibat dari banyaknya koruptor, biaya hidup di Indonesia jadi besar bagi penduduknya. Maka dari itu, angka kemiskinan meningkat tiap tahunnya.

Apa tujuan korupsi ini sebenarnya? Untuk kebutuhan kah? Atau bentuk keserakahan bagi yang melakukannya? Kebutuhan konsumtif yang makin hari makin meninggi, mungkin menjadi sebab koruptor melakukan korupsi. Tapi apakah layak mereka melakukan hal tersebut? uang yang mereka ambil bukanlah hak mereka. Melainkan hak untuk rakyat.

Masyarakat juga manusia. Yang harus memenuhi kebutuhan hidup mereka, menghidupi anak-anaknya, memenuhi hak-haknya di dunia. Masyarakat juga ingin korupsi, kalua itu bisa dilakukan, dan diperbolehkan. Dengan korupsi, mereka bisa memenuhi kebutuhan mereka, memenuhi kebutuhan anak-anaknya, dan mendapat kehidupan yang nyaman.

Deni Heldiansyah Putra. Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia