x
BREAKING NEWS

Kamis, 03 Januari 2019

Komunikasi Profetik sebagai Ilmu Pengetahuan Baru

RESENSI


Judul buku    : Paradigma Komunikasi Profetik Gagasan dan Pendekatan

Penulis        : Dr. Iswandi Syahputra, M.Si.

Penerbit    : Simbiosa Rekatama Media

Tahun terbit    : 2017

Tebal buku    : 226 halaman

ISBN        : 978-602-7973-48-0

Harga        : Rp. 64.000

Berbagai fenomena komunikasi sebagai ilmu pengetahuan yang berkembang di Barat kemudian dibandingkan dengan kontribusi Islam terhadap perkembangan ilmu komunikasi itu sendiri. Strategi ini dilakukan untuk mencairkan kekakuan hubungan antara keilmuan yang berkembang di Barat dan dunia Islam. Pertemuan tersebut kemudian hendak dijadikan dasar untuk melihat berbagai potensi relasi selanjutnya. Berbagai potensi tersebut digunakan untuk melihat masa depan perkembangan ilmu komunikasi. Agar arah yang dituju tidak menyimpang, pembahasan selanjutnya memasuki area luas yang mempertemukan agama dan ilmu pengetahuan.

Ilmu profetik merupakan sebuah revolusi keilmuan terhadap keilmuan sekuler yang mengagungkan rasio, revolusi keilmuan ini sama halnya dengan revolusi keilmuan social marxisme yang mengkritik keilmuan barat yang dinilai sangat kapitalis. Ilmu profetik merupakan produk orang beriman untuk seluruh umat manusia, sedangkan ilmu sekuler merupakan produk manusia untuk sebagian manusia. Bukan berarti ilmu profetik akan menggeser kedudukan ilmu sosial yang sudah ada dan berkembang saat ini, melainkan akan melengkapi bahkan mengembangkan ilmu sosial yang tengah berkembang saat ini. Komunikasi profetik diajukan dalam kerangka baru praktik ilmu komunikasi Islam yang memadukan konsepnya dengan kajian ilmu komunikasi yang sudah berkembang sebelumnya.

Komunikasi profetik merupakan suatu tawaran bagi pengembangan keilmuan baru dalam tradisi ilmu komunikasi yang luas, multiperspektif, multidimensional, dan multidisiplin ilmu pengetahuan. Beberapa pandangan awal menilai Komunikasi Profetik sebagai Komunikasi Islam, sebagian lain memahaminya sebagai Komunikasi Dakwah. Padahal, keduanya sama sekali berbeda dalam filosofi dan metode keilmuannya.

Dalam perspektif Komunikasi profetik akan menemukan titik terang dan benang merah peran dan kontribusi komunikasi kenabian dalam sejarah perkembangan ilmu komunikasi. Komunikasi profetik tidak hanya dapat dipetakan dalam kelompok kerja agama saja tetapi dapat dipetakan dalam kelompok kerja ilmu secara umum sebab memuat urusan kemanusiaan dan agama secara bersamaan. Komunikasi profetik lebih bertendensi menjadi kerangka normative dibanding konsep empirik , namun praktis dan pragmatis untuk menampung dan memberi tempat bagi seluruh apresiasi keilmuan dalam khazanah Islam yang terkait dengan persoalan komunikasi. Komunikasi profetik bukan hanya persoalan dakwah tetapi juga persoalan kemanusiaan secara luas. Di dalamnya terkandung usaha komunikasi yang berorientasi pada memanusiakan manusia (humanisasi), mengentaskan manusia dari belenggu (liberasi) dan untuk meningkatkan derajat keimanannya (transendensi).



Biodata diri   
Nama        : Muhammad Fachri   
Status         : Mahasiswa       
No telp.    : 087720602999   
Alamat        : Kp. Cibatu Caringin RT/RW 28/05 Kel.Nagrak Kec.Cisaat Kab.Sukabumi
Email          : muhfachri273@gmail.com

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia