x
BREAKING NEWS

Kamis, 20 September 2018

Sejarah Singkat Masjid Al-Husna

Masjid Al-Husna adalah sebuah masjid yang berada di Desa Cibiru Hilir RT.02 RW.03 Kec. Cileunyi, Kab. Bandung. Masjid ini dapat menampung lebih dari 100 orang. Masjid ini juga sering dimanfaatkan warga untuk beribadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Masjid Al-Husna dibangun pada tahun 1995. Pada saat pertama dibangun masjid ini berbentuk panggung sederhana yang bertiang kayu dan berdinding bilik. Saat itu bangunan masjid hanya berukuran 6 × 6 meter.

Pendiri Masjid ini adalah H. Dayat Makmur yang mana Ia adalah salah satu tokoh masyarakat di Cibiru Hilir. Seiring dengan berjalannya waktu, Masjid ini terus mengalami perenovasian. Yang dulunya hanya dari panggung dan bilik menjadi setengah bata dan setengah bilik.

Pada tahun 2005 masjid ini di perluas menjadi 11 × 15 meter. Masjid ini juga dibangun menjadi dua tingkat. Pada saat itu juga dibangun menara masjid.

Menurut Ketua DKM Masjid Al-Husna, H. Dayat Makmur( Selasa,18/09/18) mengatakan bahwa dulunya masjid ini hanya berbentuk panggung sederhana dan berdinding bilik. Namun pada saat DKM dipimpin oleh H. Endang Muhyiddin bangunan masjid ini di renovasi menjadi setengah bata dan setengah bilik.  Lalu pada tahun 2005 masjid ini direnovasi lagi menjadi  bangunan dua tingkat dan semuanya dari bata.

'' Atas dasar aspirasi dari masyarakat pada tahun 2005 Masjid Al-Husna ini dipakai untuk solat jumat. Lalu lantai dua masjid ini digunakan untuk kegiatan madrasah masyarakat dan anak anak kecil. Dan sampai saat ini Alhamdulillah jamaah Masjid Al- Husna ini semakin bertambah banyak'', ujarnya.

Reporter :Iklima Sulaimah. KPI/3B

Bagikan

4 komentar :

  1. Topik pembahasan sudah bagus, tapi redaksi kalimatnya seperti artikel

    BalasHapus
  2. Isi berita akan lebih menarik bila di tambah sejarah yang tidak biasa. Pada redaksi ini ada point seperti “yang dahulunya hanya sebuah panggung dan bilik menjadi setengah bangunan dari bata” akan lebih menarik bila point seperti ini lebih banyak lagi. Penggunaan tanda baca juga perlu diperhatikan lagi

    BalasHapus
  3. judul beritanya sudah menarik, apalagi tentang sejarah. akan tetapi sejarah nya kurang terperinci. sama seperti hamzah, tanda baca harus lebih diperhatikan lagi.
    semoga berita yang disampaikan bermanfaat untuk para pembacanya.

    BalasHapus
  4. sudah bagus informatif mungkin tanda baca nya lebih diperhatikan lgi

    BalasHapus

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Incsomnia Project