x
BREAKING NEWS

Senin, 27 November 2017

Gerakan Peduli Sampah


Oleh: Indah Padillah
Mengantongi sampah dinilai jorok, tetapi membuang sampah di sembarangan tempat dianggap wajar dan biasa, bahkan seringkali dilakukan tanpa rasa malu dan bersalah. Melihat penomena ini sepertinya budaya nembuang sampah sembarangan  sudah mendarah daging dan menjadi kebiasaan buruk. Hal ini tentunya menjadi masalah serius bagi bangsa Indonesia, karena bagaimana mungkin Indonesia bisa maju, jika Sumber Daya Manusianya masih belum peduli pada lingkungan sekitarnya termasuk juga pada sampah. 

Mirisnya, penomena ini telah dilakukan di mana-mana baik di perkampungan maupun di perkotaan. Padahal, mereka semua tahu dampak yang akan ditimbulkan dari itu semua. Sehingga, wajar saja jika saat ini bencana banjir telah terjadi di mana-mana. Sungguh, bencana ini sulit untuk diatasi jika masyarakatnya masih belum sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bisa kita lihat saat ini, hampir disetiap pinggir jalan, saluran air, sungai dan tempat lainnya selalu di penuhi oleh sampah. Hal ini dapat terjadi, karena di zaman ini secara sadar atau tidak, masyarakat selalu mencari jalan praktis dalam melakukan sesuatu termasuk dalam membuang sampah. Padahal, peraturan dan sanksi dari pemerintah sudah jelas, namun itu semua dianggap sebagi angin lalu. 

Sebelum permasalahn ini semakin meluas, kita sebegai anak bangsa dan pemerintah harus bekerja sama mewujudkan Indonesian tanpa sampah. Salahsatu caranya dengan mengadakan sosialisasi mengenai sampah, dampak dan  sanksi tegas bagi mereka yang melanggar peaturan  ke seluruh pelosok negeri dari Sabang sampai Merauke, sehingga tidak ada lagi alasan bagi mereka untuk membuang sampah sembarangan. Selain pemerintah, kita juga selaku anak bangsa harus aktif di masyarakat dengan membentuk komunitas peduli sampah di berbagai daerah, memberikan arahan-arahan kepada masyarakat, juga memberikan solusi yang tepat untuk sampah agar tidak mengotori lingkungan. Program ini akan semakin mudah diwujudkan jika semua anak bangsa bisa bergerak secara bersama  peduli terhadap lingkungan. Membentuk program kerja yang baik, dengan mendirikan bank sampah, mengolah sampah menjadi pupuk dan mengelolanya secara berkala.

Terlepas dari itu semua, masyarakat juga secara pribadi harus memiliki kesadaran sendiri terhadap kebersihan lingkungan. Karena sejatinya lingkungan yang bersih menjadi ciri masyarakat yang beradab. 


Mahasiswa KPI UIN Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Incsomnia Project