x
BREAKING NEWS

Rabu, 16 November 2016

Meneladani Semangat Raden Ajeng Kartini


Oleh : Abdul Gupron

Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, tepatnya pada tanggal 21 April 1879. Beliau adalah salah satu pahlawan di Indonesia, jasanya sangat besar, yakni sebagai pahlawan emansipasi wanita. Berkat jasanya, wanita Indonesia bisa memiliki kesetaraan dengan pria, khususnya dalam bidang pendidikan. Coba bayangkan, andai saja tidak ada R.A. Kartini, pasti  sekolah di Indonesia hanya dipenuhi oleh kaum laki-laki saja, sedangkan kaum perempuan, hanya ada di rumah, mengerjakan semua pekerjaan rumah dan tentunya tidak memperoleh pendidikan.
R.A. Kartini meninggal di usia 25 tahun, tepatnya tanggal 17 September 1904. Beliau meninggal di usia yang sangat muda. Meskipun raga R.A. Kartini sudah tiada, namun tetap, jasanya terkenang sepanjang masa. Beliau sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Kini, saatnya kaum perempuan Indonesia meneruskan perjuangan R.A. Kartini.

Salah satu bentuk bukti bahwa R.A kartina dikenang sampe sekarang yakni dengan adanya lagu yang berjudul”IBU KITA KARTINI”

Ibu kita kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya
Wahai ibu kita kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita citanya
Bagi Indonesia.

Lagu ini sangat bermakna besar dan menjadi motivasi bagi kaum wanita dimana wanita wanita Indonesia dapat berprestasi,berkarya dan memimpin bangsa halnya seperti kaum laki laki umumnya.bukti bahwa kaum wanita mampu mensejajarkan dirinya dengan kaum laki laki yakni dengan adanya mantan presiden republik Indonesia yakni putri dari sang proklamator yaitu ibu megawati soekarna putri.sungguh luar biasa bukan seorang wanita memimpin suatu negara yang berbeda beda budaya,bahsa dan agama menyatu dengan seorang pemimpin wanita demi terciptanya perdamaian dan kesuksesan bagi negara indonesia

Rajin belajar adalah salah satu upaya kita untuk menjadi R.A. Kartini di masa ini. Tidak kita sia-siakan perjuangan beliau. Menuntut ilmu sebagai bekal masa depan kita dan berguna bagi bangsa dan negara, itulah yang semata-mata menjadi harapan Ibu Kartini. Kalau begitu, bagaimanakah cara kita agar kita bisa rajin belajar?

Gampang kok, untuk jadi pribadi yang rajin belajar itu mudah. Hanya dengan memiliki keyakinan bahwa “Saya harus sukses, maka dari itu saya harus belajar”, dengan itu kita dapat memacu belajar kita. Di samping itu, yakinlah pula, bahwa belajar itu tidak rugi, maka apapun yang kita pelajari akan menjadi suatu berkat bagi kita, akan menjadi suatu hal  yang positif bagi kita.

Bersyukur lah, di zaman ini banyak sekolah sebagai wadah kita menuntut ilmu, lelaki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam bidang pendidikan (sesuai UUD 1945 pasal 31) dan bersyukur pula ada R.A. Kartini yang memperjuangkan hak kaum wanita. Oleh karena itu, marilah kita jadikan ini sebagai suatu motivasi belajar bagi kita guna memperbaiki mensejahterakan dan memajukan negara Indonesia tercinta.

Penulis Mahasiswa Jurusan KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Skumfuk Design Studio