Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Istidraj : Nikmat Allah Kepada Bani Israil

Minggu, 24 Oktober 2021 | Oktober 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-24T14:20:14Z

Bandung,dakwahpos – DKM Masjid Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan acara kajian kitab kuning tafsir Al-Muyassar, Q.s Al-Baqarah: 60-61 (KAKIKU), Kamis (16/09/2021) . Kegiatan yang diisi dengan ceramah Prof. Dr. H. Rosihon Anwar,M.Ag ini mengangkat tema "Istidraj : Nikmat Allah Kepada Bani Israil ".
Dalam kakiku ini menjelaskan tentang nikmat Allah kepada Bani Israil menurut tafsir Al-Mussayar Al-Qur'an Al-Baqarah : 60-61, sebelumnya ini masih terkait dengan rangkaian permintaan Bani Israil kepada Nabi Musa sendiri  sebelum selesai cerita tentang Israil.
Prof. Dr. H. Rosihon Anwar,M.Ag lebih lanjut menjelaskan tentang ayat-ayat yang digunakan sebagai contoh dari hamba Allah yang tidak pandai bersyukur atas kenikmatan yang Allah berikan.
Prof. Dr. H. Rosihon Anwar,M.Ag dalam kajian kitab kuning ini menerangkan bahwa setiap manusia atau golongan untuk tempat minuman mereka ada 12 mata air yang menjadi sebuah simbol ada 12 kelompok Bani Israil pada masa itu beserta Nabi Musa .
Makan lah dan minumlah dari rizki Allah dan kalian jangan bertindak dibumi dengan keadaan membuat kerusakan, tafsirnya ketika kami memberikan makanan pada Israil berupa makanan yang nikmat dan baik juga minumannya berupa air yang segar.
Lalu Prof. Dr. H. Rosihon Anwar,M.Ag menerangkan tentang mukjizat nabi Musa yaitu ketika nabi Musa memukulkan tongkatnya ke batu , batu itu kemudian memancarkan air.
Kemudian beliau menceritakan ketika Bani Israil berkata "Wahai Musa , saya tidak puas dan hanya diberikan satu makanan gratis saja , maka berdoalah kami kepada Tuhan mu agar Allah mengeluarkan apa yang di tumbuhkan oleh bumi , kemudian Allah menegur " apakah kalian ingin mengganti dengan sesuatu yg lebih baik dengan yg rendah"
Pergilah Bani Israil ke Mesir sesungguhnya kalian akan mendapatkan apa yang kalian minta. Ketika Nabi Musa memukulkan tongkatnya mereka ditimpakan kehinaan dan kemiskinan karena mereka melakukan kufur kepada Allah secara terus menerus .
Kita bisa makan dan minum karena karunia dari Allah SWT, dimulai dari alat untuk mengkonsumsi makan dan minum sehingga kita bisa dapat makan dan minum, bukan hanya struktur tubuh kita saja yang dapat mencerna makanan dan minuman , akan tetapi itu sudah merupakan kodrattullah .
Jadi Prof. Dr. H. Rosihon Anwar,M.Ag, menafsirkan tafsir Al-Mussayar Qur'an surah Al-Baqarah : 60-61 yaitu tentang mukjizat kenikmatan yang Allah beri dan juga kisah Bani israil dengan Nabi Musa dan menjelaskan juga bahwa kita harus bersyukur kepada Allah SWT.
Reporter : Fadiyah Citra Azhari
Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Bandung


×
Berita Terbaru Update