Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Darussalam menyelenggarakan salat Jumat pada Jumat (25/9/2026) dengan Ustaz H. Nurdin Sya'bana sebagai khatib. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian dengan menjaga diri dari dosa serta konsisten menjalankan amal saleh.
Ustaz H. Nurdin Sya'bana menjelaskan bahwa kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap manusia. Menurutnya, seorang mukmin tidak perlu berlebihan mengkhawatirkan datangnya kematian karena hal tersebut pasti terjadi, tetapi yang perlu dikhawatirkan adalah ketika seseorang meninggal dalam keadaan masih membawa dosa yang belum ditaubati.
“Yang harus ditakuti oleh seorang mukmin adalah ketika tiba waktu kematian masih membawa dosa, perbuatan haram yang pernah dilakukan, pelanggaran-pelanggaran agama, dosa-dosa yang pernah dilakukan, belum ditobati, belum diistighfari, terbawa mati,” ujar Ustaz Nurdin.
Lebih lanjut, Ustaz Nurdin mengingatkan jamaah agar senantiasa merawat diri dengan menjalankan kewajiban dan meninggalkan perbuatan yang diharamkan. Ia menekankan pentingnya istiqamah dalam beramal, karena keistiqamahan menjadi salah satu bentuk kesungguhan seorang muslim dalam menjalankan keimanannya.
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ‘Rabbuna Allah,’ Tuhan kami hanya Allah. Hanya Allah, tidak ada Tuhan selain Allah,” tuturnya. Ia kemudian menjelaskan bahwa orang yang istiqamah akan terus menjalankan kewajiban dan menjauhi perbuatan buruk secara konsisten.
Ustaz Nurdin juga menyampaikan kabar gembira bagi orang-orang yang ikhlas dan konsisten beramal saleh. Menurutnya, berdasarkan pesan ayat yang disampaikan dalam khutbah, orang yang istiqamah mendapatkan perlindungan dan ketenangan, sehingga tidak perlu takut menghadapi masa depan maupun bersedih atas masa lalu.
“Jangan takut dengan masa depan kamu, jangan sedih dengan masa lalu kamu,” pesan Ustaz Nurdin. Ia juga mengajak jamaah untuk melanjutkan amal ibadah setelah Ramadan, seperti puasa sunah, salat malam, dan membaca Al-Qur'an sebagai bentuk menjaga keberlanjutan amal saleh.
Reporter: Muhammad Evan Valerian, KPI/3B

Tidak ada komentar
Posting Komentar