Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Hidayah menggelar shalat Jumat yang diisi khutbah oleh Ustaz Syamsudin pada Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Hidayah, Kampung Sekebangbara, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
Dalam khutbahnya, Ustaz Syamsudin menyampaikan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan jamaah bahwa lisan yang tidak dijaga dapat mengarahkan seseorang kepada perkataan dan perkara yang tidak baik.
Ustaz Syamsudin mengawali khutbah dengan mengajak jamaah untuk memperhatikan kembali kondisi keimanan masing-masing. Ia menyampaikan harapan agar keimanan umat Islam senantiasa dijaga oleh Allah Swt. Shalawat dan salam juga disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw, keluarga, sahabat, serta para pengikutnya.
Memasuki isi khutbah, Ustaz Syamsudin mengingatkan bahwa manusia
memiliki sifat lupa dan salah. Karena itu, lisan menjadi salah satu bagian yang
perlu dijaga. Menurutnya, perkataan yang keluar dari lisan perlu diperhatikan
agar tidak membawa seseorang kepada perkara yang tidak baik.
Ustaz Syamsudin kemudian menyampaikan hadis Rasulullah Saw mengenai perkataan manusia yang dapat menjadi sesuatu yang merugikan dirinya, kecuali perkataan yang mengandung perintah kepada kebaikan, mencegah kemungkaran, atau mengingat Allah Swt.
Pesan tersebut diperkuat dengan sabda Rasulullah Saw: “Man kana yu’minu billahi wal-yaumil-akhir, fal-yaqul khairan aw liyasmut.” Hadis tersebut mengajarkan bahwa seseorang yang beriman kepada Allah Swt. dan hari akhir hendaknya berkata yang baik atau memilih untuk diam.
Ustaz Syamsudin menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, lisan sering kali digunakan tidak sesuai dengan tuntunan. Oleh karena itu, ketika seseorang tidak mampu menyampaikan perkataan yang baik, diam menjadi pilihan yang lebih baik daripada mengucapkan sesuatu yang dapat menimbulkan keburukan.
“Pramila tibatan urang ngucapkeun perkara nu teu saé, langkung saé urang jempe,” ujar Ustaz Syamsudin dalam khutbahnya, Jumat (18/9/2026).
Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan lisan. Menjaga ucapan menjadi salah satu bentuk penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan Allah Swt. maupun dengan sesama manusia.
Khutbah Jumat kemudian ditutup dengan bacaan “Barakallahu wa lakum fil-Qur’anil-‘azhim” dan dilanjutkan dengan doa bersama jamaah.
Reporter: Agnia Agustina, KPI 3-C
Tidak ada komentar
Posting Komentar