Dakwahpos.com, Bandung – Niat awal membantu rekan mengurus izin pengabdian justru membawa Muhammad Furqon Ash-Shiddiq dipercaya DKM Masjid Al-Ikhlas, Cipadung, Bandung, untuk mengajar pengajian anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), Jumat (25/9/2026).
Mahasiswa baru jurusan Sejarah Peradaban Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung tersebut mengaku awalnya tidak merencanakan untuk menjadi pengajar. Namun, pengurus DKM melihat potensi dan latar belakang keagamaannya hingga akhirnya meminta Furqon ikut membimbing anak-anak belajar Al-Qur'an.
Pemuda asal Garut berusia 19 tahun ini berbekal pengalaman menimba ilmu selama enam tahun di Pesantren Salafi Al-Arafiyah Garut. Meski terbiasa mengajar santri jenjang SMP dan SMA, mengajar anak-anak usia dini memberikan tantangan tersendiri, terutama dalam membangun keterikatan sosial.
Dalam aktivitas pengajarannya, Furqon berfokus pada perbaikan bacaan Iqra dan Al-Qur'an. Ke depan, ia merancang program penekanan hafalan dasar yang berorientasi pada praktik ibadah harian santri TPA.
"Orientasi ke depannya saya ingin menekankan hafalan, mulai dari yang dasar seperti bacaan wudu dan salat agar anak-anak tidak lupa. Selain itu, dilanjutkan hafalan surah harian dan Al-Qur'an Juz 30," ujar Furqon.
Reporter: Shane Alldevant Ferrary/KPI-3A
Tidak ada komentar
Posting Komentar