Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Orang yang Paling Muflis di Akhirat Oleh Ustadz Munawar

Rabu, 12 Oktober 2022 | Oktober 12, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-12T15:11:12Z

Dakwahpos.com, Bandung - REBOAN, kegiatan pengajian di Masjid Nurul Hidayah desa Kertamukti kecamatan Cipatat kabupaten Bandung barat dilaksanakan Rabu setiap bulannya,  pada kali ini Rabu (05/10/2022) Acara diikuti oleh Ibu-ibu pengajian majelis ta'lim Nurul Hidayah mulai pukul 08.00 WIB s/d selesai.

Penceramah Ustadz Munawar dalam tauziahnya menjelaskan tentang orang yang muflis (bangkrut) di akhirat kelak. Ustad mengatakan Ketika kita memiliki pahala sholat, puasa, dan zakat yang kitab awa ke akhirat setelah itu ada orang yang pernah mengaku di cela atau di dzalimi oleh kita maka pahala kebaikan kita akan diberikan kepada orang itu.

"Rosululloh SAW bersabda Sesungguhnya orang yang bangkrut itu yang pada hari kiamat kelak datang dengan membawa pahala shalatnya pahala puasanya dan pahala zakatnya akan tetapi datang seseorang yang pernah tercaci atau dicaci kemudian pernah Dituduh yang bukan-bukan oleh orang tersebut dan orang tersebut pernah memakan harta yang tidak halal bahkan membunuh dan membuat tuduhan yang keji kepada orang-orang maka setelah itu dia diberi pahala kebaikannya maka pahala kebaikan itu diberikan kepada orang-orang yang pernah kita dzolimi di dunia bahkan sampai habis pahala kebaikan kita maka ketika sudah habis pahala kebaikan kita maka ditimpakan kepada kita kejelekan-kejelekan dari orang-orang yang pernah kita dzolimi waktu di dunia maka yang kita dapatkan adalah dosa dosa baik yang kita buat ditambah juga dosa-dosa orang-orang yang pernah kita dzolimi," ujar Muna.

Ustad Muna juga menjelaskan orang mukmin itu ialah orang yang tidak biasa mencela dan mampu menjaga lisannya.

"Rasulullah SAW bersabda hadits riwayat Imam Ahmad sesungguhnya seorang mukmin adalah orang yang tidak biasa melaknat orang yang tidak mencela dengan lisannya dan orang yang tidak pernah berkata keji dan orang yang tidak pernah berkata kotor. Ketika kita tidak mampu menjaga lisannya maka kita akan terjerumus kepada perbuatan perbuatan melaknat setelah bahkan mengeluarkan perkataan perkataan yang keji dan kotor dengan perkataan tersebut tidak sedikit orang yang akan merasa terlukai perasaan dan hatinya karena perkataan kita oleh sebab itu orangnya demikian kelak di akhirat berdasarkan hadits rasulullah yang diriwayatkan oleh imam muslim dikategorikan sebagai orang yang muflis, artinya orang yang bangkrut," ujar Muna dalam kegiatan tersebut.

Reporter : Farda dwi cipta KPI 3B
                 UIN Sunan Gunung Jati Bandung
×
Berita Terbaru Update