Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DKM Darul Falah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw

Jumat, 21 Oktober 2022 | Oktober 21, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-21T01:54:33Z

Dakwahpos.com, Bandung - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darul Falah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang dilaksanakan pada Selasa, (11/10/2022).

Peringatan maulid Nabi Muhammad Saw kali ini menghadirkan Ustadz Jejen Jaelani (Ketua PKL / Persatuan Kiyai Lemur). Dilaksanakan mulai dari pukul 20.00 - 23.45 WIB yang bertempat dikomplek DKM Darul Falah dan dihadiri lebih dari 100 jamaah mulai dari anak-anak, para pemuda, tokoh masyarakat serta masyarakat umum.

Ust. Jejen dalam ceramahnya mengatkan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan Nabi utusan Allah SWT yang menjadi penutup dari para nabi. Untuk itulah, beliau kerap disebut dengan Khatamul Anbiya.

"Melalui wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, umat muslim berkesempatan untuk bisa membaca dan mempelajari Al-qur'an sebagai pedoman hidup kita hingga sekarang," ucapnya.

"Jadi, tidak ada salahnya untuk mengenal lebih dalam tentang Nabi Muhammad SAW, sosok manusia luar biasa yang sangat Allah SWT kasihi, sosok nabi terakhir dan pemimpin umat muslim yang ada di muka bumi ini," tegasnya.

Terakhir beliau menyampaikan pesan kepada para pemuda untuk senantiasa meneladani akhlak dan perilaku Nabi Muhammad Saw agar menjadi sosok pemuda yang bertaqwa dan bisa melanjutkan perjuangan Nabi Muhammad Saw dalam berdakwah.

Diakhir kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut di lanjutkan dengan acara makan bersama yang merupakan tradisi adat budaya yang sudah ada sejak dulu.

"Kegiatan Ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan karena dari dulu budaya kami memang seperti ini. Sebetulnya tidak hanya setelah kegiatan maulid ini saja, tapi setiap ada kegiatan apapun pasti diakhiri dengan acara makan bersama," ucap ketua DKM.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan makan bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah limpahkan kepada masyarakat dan sebagai wujud dari kekeluargaan serta merupakan ibadah antar sesama manusia.

"Saya berharap tradisi ini bisa terus ada dan terjaga sampai kapanpun," pungkasnya.

Oleh : Paujan Pahjasi Nurjen ( KPI/3C )
×
Berita Terbaru Update