Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Musim Pancaroba, Para Petani Masih dapat Memanfaatkan untuk Bercocok Tanam

Sabtu, 11 Desember 2021 | Desember 11, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-11T01:18:20Z


Para petani di beberapa sejumlah wilayah indonesia mengalami kesulitan dalam bertanam di musim pancaroba. Karena pada peralihan musim pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau memiliki dampak yang cukup buruk untuk bertanam seperti biasa nya. kondisi tersebut membuat kerusakan pada tanaman yang di tandai oleh cuaca dan serangan hama yang menyebar. Pada dasarnya yang memiliki potensi tinggi dalam kerusakan tanaman adalah penyebaran hama. karena hama tidak hanya merusak tanaman padi saja, melainkan tanaman seperti cabai umbi-umbian dll. Membuat para petani mengalami penurunan panen dan kurang nya pemasukan. Jika memaksakan untuk menanam dan memanen, hasil nya akan kurang baik dan penjualan nya akan terhitung rendah.  Maka cara yang relativ membantu para petani adalah melepaskan ungas seperti itik bebek dll, karena hama yang ada pada tanaman tersebut berupa belalang dan ulat perusak tanaman. jadi dengan melepas hewan ungas populasi dalam penyebaran hama dalam tanaman sedikit berkurang.
Akan tetapi, pada saat peralihan musim pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau, petani masih dapat memanfaatkan lahan pertanian untuk menanam tanaman tertentu yang tidak terlalu mengandung air dan tidak terlalu kering dalam tanah nya. Oleh karena itu para petani dapat memanfaatkan sisa dari musim hujan untuk menanam tanaman yang bisa bertahan dan mampu menghasilkan panen yang baik dan tidak mengalami penurunan kualitas. Agar penjualan tetap stabil dan para petani mendapatkan pemasukan yang semestinya. Dalam peralihan musim ini juga di sela-sela kemarau akan ada hujan yang datang walaupun tidak menentu dan itu dapat di manfaatkan kembali untuk penanaman tanaman yang dapat di tanam di musim pancaroba.
Maka dari itu para petani dapat memanfaatkan  menanam tanaman yang cocok dalam musim pancaroba, atau  dari musim hujan ke musim kemarau yaitu seperti tanaman bawang merah. Bawang merah tidak terlalu butuh terhadap air atau kelembapan tanah bahkan petani enggan menanam bawang merah pada saat musim hujan oleh karena itu petani dapat menanam di waktu –waktu peralihan musim karena tanah sedang dalam setengah kondisi kering dan basah  jadi bawang merah akan dapat berkembang. Dan pada saat musim peralihan atau musim pancaroba  panen yang di hasilkan akan sangat baik dan banyak. dan juga tidak perlu khawatir karena, Kebutuhan bawang merah sebagai bumbu dapur sangat lah diperlukan. jadi tidak harus khawatir akan pembelian konsumen.
Oleh karena itu para petani di sebagian wilayah Indonesia yang mengalami krisis panen dapat memutar balikan keadaan dengan memanfaatkan lahan dengan menanam  tanaman yang dapat di hasilkan di musim pancaroba. Oleh karena itu juga pada saat musim pancaroba ini para petani  harus mampu menyesuikan tanaman yang dapat di tanam dan menghasilkan kualitas yang baik. Agar dapat bertahan walaupun tidak harus menanam tanaman yang seperti biasanya ditanam. Agar dapat memutar balikan keadadaan dan mendapatkan pemasukan. Dan juga agar bisa terus melanjutkan kehidupan pertanian di Indonesia.

Shofwah annisa
Mahasiswi Aktif Uin SGD Bandung

Link gambar : 

×
Berita Terbaru Update