Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

" Menjaga Pola Hidup Sehat di Masa Pancaroba"

Sabtu, 11 Desember 2021 | Desember 11, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-11T16:46:15Z

Masa transisi antara dua musim di Indonesia yang kita kenal dengan istilah Pancaroba cenderung selalu membuat kita cemas dan waspada, pasalnya di musim peralihan ini sering terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti munculnya berbagai penyakit dan terjadinya bencana alam.

Untuk daerah yang memang rawan atau sudah biasa terjadi bencana alam terutama banjir seperti daerah DKI Jakarta contoh kasus banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 di Rumah Sakit TNI AL Dr Mintoharjo, Bendungan Hilir. Jambi yang pada tanggal 04 Januari 2021 terjadi banjir di sekitar Simpang Gado-gado, Paal VI, Kotabaru, Kota Jambi. Kemudian daerah Aceh  dan yang lainnya, tentunnya harus lebih ekstra dalam mempersiapkan diri menghadapi musim pancaroba yang akan datang menghampiri.

Warga yang tinggal di daerah-daerah rawan banjir biasanya mempunyai cara-cara tersendiri untuk menyiasati agar selamat dari banjir tersebut termasuk cara membersihkan tempat jika sudah terlanjur digenangi air, tetapi ada beberapa hal penting yang sering terlewatkan bahkan terkesan disepelekan oleh kebanyakan orang. Hal tersebut yaitu, pertama memastikan saluran pembuangan di rumah kita bersih dan tidak tersumbat kotoran. kedua, cek atap jika atap kita berpotensi terjadi kebocoran maka harus langsung diperbaiki. Ketiga, pastikan pintu dan jendela tidak berlubang agar air tidak dapat merembes masuk kedalam. Keempat, terus ikuti laporan cuaca terkini supaya kita tahu situasi daerah sekitar, dan yang terpenting cari tahu potensi bencana yang akan terjadi.

Dengan mengetahui potensi terjadinya bencana di wilayah tempat tinggal dan mempersiapkan hal-hal yang diperlukan kita akan lebih siap jika tiba-tiba terjadi badai, banjir, longsor ataupun bencana alam lainnya. Selain itu jika sudah mengetahui sebelumnya kita akan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan karena kita telah mempersiapkan diri.

Kemudian sebisa mungkin berikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar mereka juga dapat mempersiapkan segala sesuatu menjelang datangnya musim pancaroba, sesuai dengan penjelasan yang sudah dijabarkan pada paragraf  ketiga, jika lebih banyak orang yang paham maka akan lebih mudah mengatasinya.

 Shina Nureni Nazilah

Mahasiswi KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Dsn. Citeureup Rt/Rw 03/10 Ds. CilayungKec. Jatinangor Kab. Sumedang Prov. Jawa Barat

082121773943 / Shinanazilah2@gmail.com

×
Berita Terbaru Update