Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Memasuki Musim Pancaroba, Mari Mengenali Potensi Bencana

Sabtu, 11 Desember 2021 | Desember 11, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-11T01:18:10Z

Tercatat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi bencana yang besar atau bisa dibilang sebagai wilayah yang rawan akan bencana. Hal tersebut disebabkan karena Indonesia adalah negara yang beriklim tropis. Sehingga, karena iklimnya yang tropis Indonesia memiliki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan ataupun sebaliknya yang dikenal dengan musim pancaroba.

Sejak awal musim pancaroba, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memperingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang sering kali terjadi ketika peralihan musim. Karena, dengan adanya cuaca yang ekstrem, potensi bencana pun menjadi lebih besar.

Kondisi cuaca di musim pancaroba selalu berubah-ubah dan tidak menentu. Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan arah angin yang tidak menentu pula. Namun, secara umum cuaca di pagi hari cerah, lalu menjelang siang harinya mulai berawan putih keabu-abuan. Dan menjelang sore hari, awan tersebut berubah menjadi gelap dan akhirnya terjadilah hujan disertai angin dan petir.

Curah hujan yang tak menentu tersebut memungkinkan sebagian wilayah mengalami bencana. Misalnya, terjadi bencana banjir di daratan rendah dan terjadi bencana tanah longsor di daratan tinggi terutama di daerah perbukitan yang rawan longsor.
 
Perlu kita sadari bahwa bencana tersebut bukan hanya disebabkan oleh cuaca ekstrem, namun juga karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. contohnya, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan menebang pohon dengan skala besar.

Maka dari itu, kita harus sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar dan mengaplikasikannya mulai dari hal kecil. Seperti, tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan agar tetap bersih. Serta kita juga harus selalu waspada dan berhati-hati terhadap cuaca ekstrem yang tak menentu dan dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut.


Oleh: Witriani Siti Safarina
Mahasiswa KPI, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
×
Berita Terbaru Update