Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung Ikut Lomba Dakwah DIgital Dengan Judul, Islam Rahmatan Lil'alamin

Kamis, 23 Desember 2021 | Desember 23, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-23T10:50:16Z

Dakwahpos.com, Serang- Pengurus Besar Al-Washliyah bersama Bidang Dakwah Pengurus Wilayah Al Washliyah Jawa Barat mempersembahkan Lomba Dakwah Digital Tingkat Nasional Al Jam'iyatul Washliyah 2021. Perlombaan ini diselenggarakan secara gratis dalam rangka memperingati hari ulang tahun Al Jam'iyatul Washliyah ke-91 pada Selasa, (30/11/2021).

Lomba Dakwah Digital Tingkat Nasional Al Jam'iyatul Washliyah 2021 diikuti oleh para peserta dari kategori anak, remaja, bahkan dewasa. Pada kategori dewasa. Salah satu peserta Lomba Dakwah Digital kategori dewasa yaitu Trian Bagaskara adalah mahasiswa semester tiga jurusan Komunikasi Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pada Lomba Dakwah Digital, pihak panitia memberikan tema tentang Keislaman. Dalam ceramahnya yang kurang lebih sekitar lima menit, Trian membahas tentang Islam Islam Rahmatan Lil 'Alamin.

"Rahmat artinya kelembutan atau dengan kata lain rahmat dapat diartikan dengan kasih sayang. Jadi, diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi Wa sallam adalah bentuk kasih sayang Allah kepada seluruh umat manusia agar tidak terjadi perpecahan didalam dunia Islam", ujar Pria yang kerap dipanggil Trian ini.

Trian juga menambahkan bahwa kita sebagai seorang muslim agar selalu berdamai dengan siapapun.  Melalui ajaran yang disebarkan nabi semesta alam bersifat halus, lembut bagai sutera sudah  sepatutnya islam sebagai agama yang menjadi kepercayaan dan penyelamat di yaumil akhir tetap sebagai ajaran yang tauhid, tidak untuk keterpaksaan menyembah Allah dengan kekerasan.

 "Hadirin yang berbahagia dan dirahmati Allah, Islam dan Melalui ajaran yang disebarkan nabi semesta alam bersifat halus, lembut bagai sutera. Dan sepatutnya islam sebagai agama yang menjadi kepercayaan dan penyelamat di yaumil akhir tetap sebagai ajaran yang tauhid, tidak untuk keterpaksaan menyembah Allah dengan kekerasan.", ujarnya.

Trian Bagaskara

Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

×
Berita Terbaru Update