Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jangan Bandingkan Diri Kita Dengan Orang Yang Dekat Dengan Allah

Sabtu, 11 Desember 2021 | Desember 11, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-11T01:08:16Z

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Al-Fauzu adalah masjid yang terletak di Komplek Griya Cinunuk Indah Rt. 05 Rw. 17 Cileunyi, Bandung. Di masjid ini selalu diadakan pengajian rutin setiap malam minggunya. Yang berceramah pada malam itu, Sabtu (30/10/2021) yaitu Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag., beliau mengangkat tema "Panduan Perjalanan Untuk Kita Menuju Allah"

Dalam ceramahnya, Ustad Rosihon meyampaikan hamba Allah itu dibagi menjadi dua macam. Pertama kelompok Arif, dia tahu sekali Allah. Secara rincinya dia ikut merasakan kehadirannya, dia menjiwai sifat-sifat Allah, ini adalah orang-orang Arif, para sufi. Banyak nabi itu seperti ini, dia itu mengenal Allah sekenal-kenalnya, sedalam-dalamnya. Sehingga para nabi  mendapat jaminan yang luar biasa dari Allah.

Kedua, kelompok awam. Kelompok awam itu seperti kita, mengenal Allahnya hanya secara umum saja. Ciri-ciri orang awam itu kalau sedang kesusahan dekat dengan Allah, ketika sedang susah berdoanya khusyuk sekali. Sedangkan jika sedang dapat banyak rezeki lupa dengan Allah, berdoanya hanya sebentar, itu memang biasa. Jadi kedekatan kita kepada Allah itu sangat bergantung dengan apa yang kita dapat.

"Orang-orang yang sudah sangat dekat dengan Allah itu dia sudah tidak lagi butuh kepada kausalitas. Misalnya ingin dapat uang dia harus bekerja, enggak begitu lagi orang yang khusus itu." Ujar Ustad Rosihon. Jadi orang sufi, para nabi, jika mereka menginginkan sesuatu pasti dikabulkan oleh Allah berbeda dengan kita, karena kita dengan sufi dan para nabi berbeda tingkatan.

"Oleh karena itu, jangan bandingkan diri kita dengan orang-orang yang dekat dengan Allah. Mereka Itu tidak butuh sebab, ingin makan tiba-tiba ada. Seperti Maryam yang diceritakan dalam Al-Quran, dia dipingit di mimbar tetapi dia selalu mendapatkan makanan sampai Zakariya pun kaget dan bertanya-tanya siapa yang mengirimkan makanan. Kata Maryam ini dari Allah, Allah yang mengirim langsung. Allahu a'lam bishawab." Pungkas Ustad Rosihon.

Reporter: Raghib Musoffa Kamil KPI 3/C
Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati
×
Berita Terbaru Update