Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Strategi jemput bola kegiatan Vaksinasi di Kelurahan Sindang Rasa Bogor

Jumat, 29 Oktober 2021 | Oktober 29, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-29T14:14:01Z



Dakwahpos.com, Bogor (29/07/2021) - Sebanyak 250 warga di Kelurahan Sindangrasa mengikuti vaksinasi massal di halaman Masjid Jami Al Maghfiroh, Komplek Unitex, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (29/7/2021).

Vaksinasi massal ini dilakukan oleh pihak Kecamatan Bogor Timur bekerjasama dengan Puskesmas Bogor Timur dan Puskesmas Pulo Armin.
Ajat ketua rt 04 kelurahan sindangrasa mengatakan, pemberian vaksin ini tidak hanya bagi warga yang berada di RT zona merah, melainkan warga Kelurahan Sindangrasa pada umumnya yang belum divaksin.

"Semua warga kita berikan vaksin bagi yang memang belum divaksin. Target hari ini ada 250 orang, itu pun kita batasi karena ternyata antusias warga cukup besar melebihi target yang kita harapkan," ucap beliau.

Ajat menjelaskan, vaksinasi massal menggunakan strategi "jemput bola", dengan ini merupakan untuk menjangkau dan mengajak warga yang belum menerima vaksin, karena masih banyak warga yang merasa kesulitan untuk melakukan vaksin karena jarak lokasi vaksinasinya yang cukup jauh atau ada keterbatasan dari warga itu sendiri.

"Jadi kita permudah aksesnya dengan cara "menjemput bola" untuk warga melakukan vaksinasi. Banyak orang tua yang memang keterbatasan baik fisik dan sebagainya kalau melakukan vaksinasi di pusat vaksin yang disediakan oleh pemerintah," jelasnya.

Menurut ajat, vaksinasi massal di wilayah Kecamatan Bogor Timur ini akan terus berlangsung, karena semakin banyak masyarakat yang ingin ikut divaksin. Selain itu, vaksinasi massal ini juga membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

"Kita semua berharap pandemi ini bisa segera berakhir sehingga aktivitas kita semua bisa kembali normal. Keikutsertaan masyarakat dalam program pemerintah sangatlah penting, demi kebaikan bersama," ujarnya.

Reporter: Aditya Tirta Lukmana Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati.
×
Berita Terbaru Update