Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PKBM Bina Insan Desa Sukamulya Adakan Program PKW Bidang Menjahit

Jumat, 29 Oktober 2021 | Oktober 29, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-29T00:49:19Z

Dakwahpos.com, Subang - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan mengadakan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2021 pada bidang tata busana menjahit. PKBM Bina Insan yang terletak di kampung Rancanbogo Desa Sukamulya Kecamatan Pagaden kabupaten Subang ini melayangkan dokumenter best practice-nya selama kegiatan PKW bidang tata busana menjahit, Minggu (24/10/2021).

Kusyanto, Pimpinan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Direktorat Kursus dan Pelatihan dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Ristek dalam pelaksanaan kegiatan PKW tahun 2021, "Saya ucapkan terimakasih kepada Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Ristek yang telah mempercayai untuk bekerja sama dengan lembaga kami PKBM Bina Insan dalam program Pendidikan Kecakapan Kewirausahaan (PKW) tahun 2021. Dalam kesempatan ini lembaga kami melaksanakan program PKW bidang tata busana menjahit, untuk para peserta calon wirausaha," ungkapnya.

Kusyanto menuturkan latar belakang dipilihnya PKW pada bidang tata busana menjahit, karena pada saat ini daerah Kabupaten Subang merupakan zona industri oleh Segitiga Rebana di antaranya, adanya Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional di Kertajati sehingga menjadikan Kabupaten Subang sebagai wilayah strategis dalam pertumbuhan perekonomian Nasional.

"Dengan adanya program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan melalui Dirjen Kursus dan Pelatihan merupakan program Pendidikan Kecakapan Kewirausahaan (PKW) yang merupakan layanan Pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan peluang menjadikan bekal untuk menjadi berwirausaha," tutur Kusyanto.

Dedi, salah satu Instruktur Pelatihan menjelaskan tahapan program PKW bidang tata busana menjahit yang diselenggarakan di PKBM Bina Insan, "Pertama, merekrut peserta didik. Kedua, dalam penyajian pelatihan materi program PKW tata busana menjahit di PKBM Bina Insan dibagi menjadi dua sesi, di antaranya materi tentang tata busana menjahit, materi tentang kewirausahaan dan praktik dalam teknik pembuatan pola sampai finishing membuat pakaian jadi," jelasnya.

Dedi mengungkapkan dalam proses pembelajaran dan pelatihan program PKW tata busana menjahit di PKBM Bina Insan, terlebih dahulu melakukan penyusunan kurikulum yang dilaksanakan bersama praktisi dan instruktur lainnya guna ketepatan dalam pencapaian materi dan penguasaan teknik-teknik dalam menjahit. 

Infrastruktur itu pun menjelaskan program PKW ini dilaksanakan selama 38 hari dengan pembelajaran 5 hari dalam 1 minggu. Setiap pertemuannya dilakukan pembelajaran selama 4 jam. Kemudian di akhir, peserta didik melakukan evaluasi meliputi : evaluasi berbentuk tertulis dan penugasan proyek berupa pembuatan pola sampai pakaian jadi. 

Dedi menuturkan pada penutupan pelatihan program PKW bidang tata busana menjahit, peserta memberikan hasil produk dari tugas yang diberikan. Selanjutnya peserta akan di beri sertifikat serta diberi stimulan dana untuk merintis usaha di bidang menjahit. Tak sampai di situ, peserta juga akan diberikan pendampingan selama melakukan rintisan usaha. "Ke depan diharapkan peserta bisa merintis rintisan usaha ini berjalan dengan lancar dan bisa mengembangkannya ke depan," ujar Dedi.

Dedi pun menyampaikan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang serta dukungan dari praktisi dan Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Subang yang telah mendukung lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan dalam melaksanakan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2021, yang bekerjasama dengan Direktorat Pedidikan Kursus dan Pelatihan dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Ristek, "Vokasi kuat menguatkan Indonesia," tutup Dedi selaku Instruktur pelatihan.

Reporter : Desy Rizqiyani, Mahasiswa KPI, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

×
Berita Terbaru Update