Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemdes Ciomas Rahayu Adakan Rapat Pembahasan Pembongkaran Fasilitas Umum

Jumat, 22 Oktober 2021 | Oktober 22, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-22T07:35:29Z

Dakwahpos.com, Bogor - Pemerintah Desa Ciomas Rahayu mengadakan rapat pembahasan mengenai pembongkaran fasilitas umum yang ada di wilayah desa Ciomas Rahayu pada hari Senin, ( 18/10/21 )

Dalam rapat ini Pemdes Ciomas Rahayu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para tokoh masyarakat mengenai pembongkaran fasilitas umum. Selain itu rapat ini dihadiri oleh seluruh ketua RW di wilayah Ciomas Rahayu. 

Ada beberapa fasilitas umum yang akan dibongkar karena demi kenyamanan dan tata desa yang lebih baik. Fasilitas umum tersebut diantaranya adalah WC umum. 

"WC umum yang berada di pinggir jalanan Ciomas Rahayu akan di bongkar karena memang sudah lama tidak terpakai dan terkadang tempat itu dijadikan tempat untuk melakukan hal-hal negatif," ujar Plt. Kades Ciomas Rahayu Jumadi.

Menurut Plt. Kades Ciomas Rahayu Jumadi  Fasilitas umum yang dibongkar adalah fasilitas yang memang sudah tidak digunakan dan fasilitas yang menjadi sarang tindak kejahatan atau tindak negatif.

"Daripada tempat tersebut menjadi tempat untuk melakukan hal-hal buruk, lebih baik kita bongkar saja demi kenyamanan dan ketertiban masyarakat yang ada di wilayah Ciomas Rahayu," ujarnya

Usulan Pemdes ini diterima dengan baik oleh para tokoh masyarakat dan ketua RW di wilayah Ciomas Rahayu. Menurut salah satu tokoh masyarakat Supriadi Ramdan mengatakan bahwa mereka akan mendukung pembongkaran ini untuk meningkatkan ketertiban yang ada di wilayah Ciomas Rahayu. 

"Kami sangat menyambut baik apa yang diusulkan oleh Pemdes ini. Karena ini akan berdampak positif juga agar wilayah Ciomas Rahayu memiliki ketertiban dan di wilayah Ciomas Rahayu tidak akan terjadi hal-hal yang berbau negatif" katanya

Kedepannya Supriadi berharap agar Pemdes lebih tegas lagi dalam menegakkan peraturan yang ada di Desa. Selain itu ia berharap agar fasilitas yang memang tidak benar benar dibutuhkan jangan dibangun karena nantinya hanya akan menjadi sesuatu yang buang-buang anggaran Desa. 

"Ya semoga Pemdes dapat lebih tegas dalam hal aturan. Selain itu semoga kedepannya jika membangun fasilitas umum harus benar benar di pikirkan dan di kaji terlebih dahulu agar nantinya tidak ada istilah buang buang anggaran," kata Supriadi (18/10).

Farhan Denia Ramadhan, Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
×
Berita Terbaru Update