Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Khutbah Rasulullah Jelang Ramadan

Minggu, 24 Oktober 2021 | Oktober 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-24T14:18:05Z

Dakwahpos.com, Bandung– DKM Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan acara kultum rutinan. Pada Kamis (25/03/2021) dilaksanakannya kegiatan kultum yang diisi oleh Ustadz Drs. H. Abung Gunawan, M.Ag ini dengan mengangkat tema "Khutbah Rasulullah Menjelang Ramadan."

Bulan Suci Ramadhan adalah bulan yang sangat dirindukan oleh seluruh umat Muslim karen hanya di bulan keberkahan melimpah, pahala di lipat gandakan serta bulan yang penuh dengan ampunan. Seperti dalam hadis nabi, Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wassalam bersabda: "Apabila telah tiba Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup semua pintu neraka dan diikat semua syaitan". (HR. Imam Bukhari, Muslim, Nasa'i, Ahmad-Baihaqi).

Dalam kultum ini pak H. Abung mengatakan jika menjelang bulan Ramadhan Rasulullah sudah biasa mengadakan suatu pengajian. Banyak masyarakat Indonesia juga yang mengadakan pengajian seperti tabligh akbar di majelis-majelis jelang bulan Ramadan.

Kemudian beliau menjelaskan mengenai arti dari Ramadan, 

"Arti Ramadan adalah pembakaran, yang dimana umat Muhammad kononnya berumur pendek sedangkan sebelumnya zaman Rasul kebelakang ada yang berumur 900 tahun, 600 tahun. Hal ini dikarenakan adanya bulan Ramadan yang bisa menyaingi umur yang panjang karena adanya pembakaran," ujar ustaz Drs. H. Abung Gunawan.

Allah telah mewajibkan kepada umatnya untuk berpuasa yang 1 bulan yaitu di bulan Ramadan, yang dimana jika kita melaksanakan suatu kebaikan seperti halnya hanya tersenyum, sholat sunnah dibulan ramadan bagaikan dia melaksanakan satu fardu diluar bulan Ramadan.

Beliau juga menjelaskan Barang siapa yang melaksaanakan satu fardu dibulan Ramadan, bagaikan 70 fardu diluar bulan Ramadan, salat satu hari satu malam dibulan ramadan bagaikan 350 fardu diluar bulan Ramadan. kalau dalam keadaan situasi yang normal, pasti semua ingin qiyamu Ramadan di Masjidil Haram dia ingin qiyamu Ramadan di Madinah al-munawwaroh, karena keindahan pahala yang luar biasa.

Beliau menyampaikan agar kita selalu berbahagia akan datangnya bulan Ramadan dan menganggap Romadhon yang sekarang udah mungkin sampai Romadhon yang terakhir. karena akhir hayat setiap bagi akan melahirkan termasuk salat tah Anggaplah salat yang terakhir mudah-mudahan kita sampai kepada bulan Romadhon sampai.

Dalam kultum ini dapat disimpulkan bahwa bulan ramadan merupakan bulan yang penuh dengan kebarokahan, kelimpahan rahmat dan yang lainnya. Semoga kita dapat sampai pada Ramadan dan selamat dari penyakit corona yang sedang menyebar saat ini.

Reporter : Sindy Maulia Herdiyanti, Mahasisiwi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

 

×
Berita Terbaru Update