Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Keberkahan di Bulan Rajab

Minggu, 24 Oktober 2021 | Oktober 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-24T13:52:44Z

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung adakan Podcast Kuliah Tujuh Menit (Kultum) pada Rabu, 3 Maret 2021 (3/3/21) dengan tema "Makna Rajab" yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Cecep Anwar, M.Ag. selaku penceramah dan sekretaris jurusan Pendidikan Agama Islam di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
 
Para ulama memberikan penafsiran termasuk mengelaborasi makna Rojab dari aspek semantik ya bahwa kata Rojab ini merupakan sebuah kata yang terangkai dari tiga huruf yaitu huruf Ro Jim dan Ba. Misalkan yang ditemukan dalam kitab Durrotun Nasihin yang sering dikaji oleh para santri di pondok pesantren. Makna huruf Ro adalah Rohmatullah, Rahmat Allah, kasih sayang Allah. Huruf Jim artinya jumhul abdi, artinya dosa manusia, dosa hamba. Dan huruf Ba, artinya Birullah, kebaikan dari Allah SWT.
 
Selanjutnya, beliau menjelaskan makna dari bulan Rajab, "Jadi seakan-akan dengan rahmat Allah dan kebaikan dari Allah maka dosa manusia kesalahan manusia akan terhimpit akan terhapuskan jelas bagi mereka yang melaksanakan banyak kebaikan banyak amal ibadah di bulan Rojab. Bulan Rojab salah satu ashurulkulum, bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.  Rahmatullah artinya kasih sayang Allah SWT. akan diberikan kepada siapa? Dalam Alquran dijelaskan إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ sesungguhnya rahmat Allah kasih/sayang Allah sangat dekat kepada orang-orang Muhsinin (kepada orang-orang yang menjalankan Ihsan dalam kehidupannya)", ujarnya.

Ustadz Cecep lebih lanjut menjelaskan tentang arti Ihsan itu sendiri, "Ihsan itu sendiri mananya banyak diantaranya adalah Anta'budallaha kaannaka taroohu, fain lam taroohu fainnallah yarooka, engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat Allah maka apabila engkau tidak bisa melihat Allah, yakinlah bahwa Allah melihat kita. Ini memberi isyarat kepada kita bahwa pelaksanaan ibadah ataupun aktivitas apapun yang dilakukan harus dilaksanakan secara optimal, secara maksimal, penuh dengan kesungguhan baik yang sifatnya hablum minallah maupun habluminannas", ujarnya.

Secara teologis memang mungkin masih abstrak rahmat Allah bagi kita. Tapi secara sosiologis, ketika orang melaksanakan kinerjanya dengan baik, baik tadi habluminallah maupun habluminannas maka dia akan mendapatkan keuntungan-keuntungan, mendapatkan manfaat-manfaat, mendapatkan reward, dan sebagainya sebagai penjelmaan dari Rahmatullah. Seorang pegawai seorang aparatur negara dan sebagainya melaksanakan kerja dengan kinerja yang baik yang maksimal, sesuai dengan ketentuan-ketentuannya, maka secara teologis Insyaallah dan pasti dia dapat rahmat Allah kasih sayang Allah dalam bentuk pahala yang besar ajrun adzim dari Allah SWT.

Secara sosiologis, bisa jadi mendapatkan penilaian dari atasannya, dari pimpinannya, dari lembaganya, dan akan mendapatkan keuntungan reward, bonus, gaji yang besar dan lain sebagainya. Itu penjelmaan Rahmatullah dalam bahasa yang lebih operasional, yang lebih konkret lagi. Terdapat dalam QS. Al-A'raf ayat 56 yang artinya, Sesungguhnya rahmat Allah dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.

Kita diberi kesehatan, diberi nikmat yang banyak, diberi umur panjang, diberi jabatan, diberi anak turunan yang shaleh dan sebaiknya. Itu birullah, kebaikan dari Allah yang kita raih karena kita melaksanakan berbagai macam kebaikan yang beragam. Salatnya ada yang wajib, ada yang sunat. Puasanya wajib dan sunat. Shodaqohnya wajib dan sunat, dan lain sebagainya. Ketika orang mendapatkan Rahmatullah dan birullah maka ditengah-tengahnya ada jurmul abdi, dosa dia akan terhimpit, akan terhapuskan, akan dihapuskan oleh Allah SWT terutama dan termasuk di bulan Rojab.
 
Terakhir Ustad Dr. Cecep Anwar, M.Ag menyampaikan doa, semoga kita semuanya di bulan Rojab ini diberikan kekuatan dan kesabaran untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas amal ibadah kita kepada Allah dan mudah-mudahan sesuai dengan doa kita. Kita diberikan barokah Di bulan Rajab dan bulan Sya'ban nanti dan mudah-mudahan kita bisa sampai kepada bulan suci Romadhon dalam keadaan sehat dalam keadaan diberikan perlindungan oleh Allah SWT.

Reporter: Yulia Rahma Kamila, Mahasiswi KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
×
Berita Terbaru Update