Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jangan Ragukan Setiap Do'a Yang Kita Pinta

Minggu, 31 Oktober 2021 | Oktober 31, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-31T12:09:07Z

Dakwahpos.com, Bekasi- DKM Al-Muhajirin Perumahan Telaga melakukan sholat Jum'at berjamaah, Jum'at (29/10/2021), dengan tema khutbah "Jangan Ragukan Setiap Do'a Yang Kita Pinta". Kegiatan tersebut diisi dengan ceramah Ustad Suhenda. DKM Al-Muhajirin tetap berkonsisten untuk senantiasa menyampaikan kajian-kajian yang dipandang menjadi kebutuhan masyarakat sekitar. Disamping itu masjid Al-Muhajirin selalu membuka jalan untuk bershodaqoh karena ada program jum'at berbagi.

Dalam khutbah ini ada beberapa yang saya kutip daripada tema yang beliau berikan, diantaranya kita harus yakin terhadap doa yang kita minta kemudian kita jangan bosan untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah SWT, karena orang sombong itu orang yang tidak berdoa dan dia merasa cukup tanpa bantuan dari Allah SWT.

Ada beberapa tahapan ketika kita sedang meminta kepada Allah yaitu, setelah kita berdoa kita harus ikhtiar atau berusaha karena sejatinya usaha itu untuk menjemput takdir kemudian setelah itu kita harus tawakal atau berserah diri akan hasil dari doa kita apapun yang Allah berikan, karena doa itu pasti diijabah walaupun dengan beda jalan.

Kemudian dikatakan juga bahwa doa itu harus senantiasa dibarengi oleh ikhtiar atau usaha, ada pepatah yang mengatakan bahwa "Doa tanpa usaha itu bohong dan usaha tanpa doa itu sombong" maka dari itu kita harus menjalankan apa yang telah disampaikan di paragraph ketiga yaitu Doa, Ikhtiar,dan tawakal maka apa yang kita minta akan terwujud.

Adapun khutbah beliau yang bisa saya simpulkan yaitu Setiap orang yang beriman, ketika ia berdoa kepada Allaah Subhanahu Wa Ta 'Ala yakini bahwa doa itu diterima oleh Allaah Subhanahu Wa Ta 'Ala. Pada saat waktu yang tepat lah perkara doa tersebut di tunaikan atau di kabulkan itu merupakan urusan-Nya, karena yang mengetahui diri kita hanya Allaah Subhanahu Wa Ta ' Ala.

 

Reporter : Muhammad Aditya Aryayudha (Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
×
Berita Terbaru Update