Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jabbāran 'Aṣiyyā Manusia Dengan keberkahan Yang sia-sia

Minggu, 24 Oktober 2021 | Oktober 24, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-10-24T16:40:00Z

Dakwahpos.com, Bandung – DKM Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan kegiatan kultum yang di isi oleh Dr. H. Chaerul Shaleh, M.Ag dengan membawakan tema "Berkah" pada hari Rabu, 31 Maret 2021 (31/03/2021).

"Apa yang harus kita pahami dari konsep Berkah"? Ini merupakan pertanyaan pertama yang dilontarkan oleh Dr. H. Chaerul Shaleh, M.Ag dalam kultumnya, kemudian beliau memberikan jawaban dengan kaliamat "berkah berarti berkontradiktip dengan kalimat Jabar, Jabar itu adalah kewenangan dan kekuasaan dan keangkuhan yang hanya dimiliki oleh Allah SWT karena pemilik Jabar itu hanya Allah".
 
Ketua Jurusan Hukum Tatanegara ini kemudian menjelaskan bahwa "pada saat ini seringkali manusia memposisikan dan memindahkan dirinya sebagai manusia-manusia yang Jabbar, lalu pada akhirnya keberkahan yang akan ada dan yang akan timbul dalam diri manusia itu akan tertutupi dan menjadi sia-sia".

"Jabbar Kemudian oleh Allah SWT dilanjutkan dengan kalimat  jabbāran 'aṣiyyā, manusia seringkali merasa sombong, dengan kesombongannya berimplikasi terhadap perbuatan maksiat, keberkahan jika ingin kita dapatkan tetapi kemudian kemaksiatan, pelanggaran terus kita lakukan, maka berkah hanyalah merupakan angan-angan belaka dan tidak akan pernah terbukti dalam hidup kita" ungkapnya lebih lanjut.

Menjelang menit-menit terakhir pada kultumnya, dosen yang juga mengajar di pasca sarjana ini memberikan penjelasan agar kita tidak terjebak pada kalimat Jabbar ini

"tiga hal yang harus dilakukan oleh kita yang pertama komitmen interaksi kita dengan Tuhan melalui salat yang kedua wa zakati, zakat tentu saja harus diterjemahkan dengan dua hal pertama zakat nafs yang kedua adalah zakat mal, yang terakhir jika kita tidak pernah mencoba mengungkapkan rasa syukur kita kepada orang tua kita salat kita zakat kita sia-sia dan keberkahan tidak ada" ujarnya lebih lanjut.

Pada akhir kultumnya beliau memberikan kesimpulan "Jadi pada dasarnya kunci keberkahan adalah sejauhmana hitam mampu memberikan pelayanan terbaik kepada orangtua memberikan pelayanan terbaik kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala" pungkasnya.

Shina Nureni Nazilah
Mahasiswi KPI UIN SGD Bandung
×
Berita Terbaru Update