Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Setiap Minggu, Santri Kelas 3 Gelar Latihan Membaca Al-Barzanji di Masjid Al-Aqsha

Senin, 27 September 2021 | September 27, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-27T14:36:16Z

Dakwahpost.com, Jatinangor- Al-Barzanji atau Berzanji adalah suatu doa-doa, puji-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad SAW yang biasa dilantunkan dengan irama atau nada. Isi Berzanji bertutur tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW yakni silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga diangkat menjadi Rasul.

Guna tetap menjaga dan melestarikan budaya Islam tersebut agar tetap bisa diingat dan dipelajari para generasi muda, maka Masjid Al-Aqsha yang terletak di Jalan cibeusi, jatinangor menggelar latihan rutin mingguan Barzanji. ''Insya Allah, setiap minggu kita adakan latihan Al Barzanji di Mesjid Al-Aqsha, agar bacaan ini tetap lestari dan gaungnya tetap bertahan di antara perkembangan zaman yang amat pesat sekarang ini,'' ujar bapak kyai al-aqsha Dr. KH Mukhlis Aliyudin, M.Ag selaku pimpinan pondok modern al-aqsha, Sabtu (26/9) malam seusai Sholat Maghrib

Latihan Barzanji sendiri dipimpin ustdzh eman sulaeman, Anak-anak santri kelas 3 putra dan putri, Tidak kurang 50 santri melatunkan Al Barzanji. ''Pembacaan Barzanji akan dilakukan secara bergilir agar semuanya bisa,'' ujar ustad eman Sulaeman

''Latihan rutin ini  dilakukan setiap minggu malam. Di wajibkan untuk santri kelas 3 agar Barzanji tetap lestari dan bisa dibaca dan dilantunkan dan menjadi salah satu syarat wajib kelulusan.'' ujar kepala sekolah

Perlu diketahui bahwa nama Barzanji diambil dari nama pengarangnya, seorang sufi bernama Syaikh Ja'far bin Husin bin Abdul Karim bin Muhammad Al – Barzanji. Beliau adalah pengarang kitab Maulid yang termasyur dan terkenal dengan nama Mawlid Al-Barzanji. Karya tulis tersebut sebenarnya berjudul 'Iqd Al-Jawahir (kalung permata) atau 'Iqd Al-Jawhar fi Mawlid An-Nabiyyil Azhar. Barzanji sebenarnya adalah nama sebuah tempat di Kurdistan, Barzanj. Nama Al-Barzanji menjadi populer tahun 1920-an ketika Syaikh Mahmud Al-Barzanji memimpin pemberontakan nasional Kurdi terhadap Inggris yang pada waktu itu menguasai Irak.

Kitab Maulid Al-Barzanji karangan beliau ini termasuk salah satu kitab maulid yang paling populer dan paling luas tersebar ke pelosok negeri Arab dan Islam, baik Timur maupun Barat. Bahkan banyak kalangan Arab dan non-Arab yang menghafalnya dan mereka membacanya dalam acara-acara keagamaan yang sesuai. Kandungannya merupakan Khulasah (ringkasan) Sirah Nabawiyah yang meliputi kisah kelahiran beliau, pengutusannya sebagai rasul, hijrah, akhlaq, peperangan hingga wafatnya. 

Syaikh Ja'far Al-Barzanji, selain dipandang sebagai mufti, beliau juga menjadi khatib di Masjid Nabawi dan mengajar di dalam masjid yang mulia tersebut. Beliau terkenal bukan saja karena ilmu, akhlak dan taqwanya, tapi juga dengan kekeramatan dan kemakbulan doanya. Penduduk Madinah sering meminta beliau berdoa untuk hujan pada musim-musim kemarau.

Reporter : Teguh Julian Pribadi KPI 3D


×
Berita Terbaru Update