Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Giat Aktifkan Kembali Masjid, Pengurus Bagikan Makanan Guna Menarik Perhatian Anak-Anak

Minggu, 26 September 2021 | September 26, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-26T11:56:48Z

Giat Aktifkan Kembali Masjid, Pengurus Bagikan Makanan Guna Menarik Perhatian Anak-Anak
Jumat, 24 September 2021 18.40 WIB

DAKWAHPOS.COM, BANDUNG – Masjid Roudhotul Muttaqin atau sering disebut Masjid Qubah Emas berdiri pada tahun 2007, tepat di jalan Mekar Indah Desa Cibiru Wetan. Banyak kegiatan yang dilakukan di masjid ini salah satunya adalah pengajian rutin anak-anak.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Roudhotul Muttaqin, Drs. H. Asep Kusdiana mengatakan, "awalnya mengajak anak-anak mengaji di masjid ini segala cara kami kerahkan diantaranya anak-anak kan senang makanan ringan kami siapkan mulai dari beng-bengnya kemudian minumannya, sehingga alhamdulillah kami bisa mengajak anak-anak ikut serta dan sekarang sudah berjalan jadi ibu-bapaknya yang menitipkan." (24/9)

Menariknya pengajian anak-anak tersebut tidak dikenakan biaya, karena pada dasarnya Masjid Roudhotul Muttaqin ini berada di lingkungan masyarakat. Adapun untuk biaya alat tulis, biaya ongkos dewan pengajar itu uangnya dari kas masjid dan infaq shodaqoh yang rutin dikeluarkan setiap bulannya.
Selain itu, tenaga pengajar pengajian anak-anak di masjid ini juga sangat kompeten karena di dominasi oleh mahasiswa atapun lulusan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, "alhamdulillah tenaga pengajar disini ada yang sedang menempuh pendidikan S2 di unpad, terus ada juga yang lulusan dari UIN dan lain-lain," ujar H. Asep selaku DKM, pada Jumat malam, 24 September 2021.

Pengajian dilakukan setiap hari kecuali hari Kamis, waktu pengajian berjalan selama 45 menit yaitu setelah sholat maghrib sampai sebelum sholat isya. Anak-anak tampak antusias ketika mengikuti kegiatan dan menyimak dengan sangat baik.

Tentunya dengan adanya pengajian anak-anak ini banyak membawa dampak positif bagi para orang tua atau wali santri, karena dengan anak-anaknya mengaji tersebut membawa para orang tua jadi ikut serta dalam kegiatan pengajian yang diadakan rutin di masjid ini.
 
Red: Nadiya Nadha Fakhira-KPI 3C
Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Bandung




×
Berita Terbaru Update