x
BREAKING NEWS

Selasa, 08 Desember 2020

Lomba Dakwah Digital Peringati HUT Al-Washliyah Diikuti Mahasiswa UIN Bandung

Dakwahpos.com, Bandung – Dakwah Al-Washliyah Jawa Barat mengadakan lomba dakwah digital pada Senin (30/12/20). Lomba ini dilaksanakan untuk memperingati HUT Al Jam'iyatul Washliyah ke-90. Beberapa mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung ikut serta dalam lomba tersebut.

Pihak Dakwah Al-Washliyah menciptakan hal positif dengan mengadakan lomba dakwah digital di tengah pandemi virus corona. Lomba ini sangat bermanfaat sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitas para peserta dalam berdakwah. Kategori pesertapun beragam dari siswa SD, SMP, SMA, hingga Mahasiswa.

Salah satu mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang ikut serta dalam lomba tersebut adalah Nisa Mulyaningtias Azizah, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) . Nisa Menggunakan judul wujud keadilan sosial dalam islam pada video dakwahnya yang direkam dikediamannya yang berada di komplek Bandung Indah Raya.

"Lomba ini sangat bagus menurut saya walaupun kita sedang dalam keadaan  pandemi seperti ini tapi tidak menghambat untuk terus berkarya melalui lomba dakwah ini, dan alhamdulilah dengan mengikuti lomba ini saya bisa mengembangkan bakat saya dibidang dakwah," ungkap salah satu peserta lomba, Nisa.

Dalam dakwahnya, Nisa mengungkapkan bahwa seluruh umat islam perlu berlaku adil. Karena keadilan merupakan tiang penjaga suatu negara. Karena ketika keadilan itu tidak ditegakkan maka kesejahteraan pun akan kacau balau dan menimbulkan penyakit masyarakat seperti kriminalitas.

"Bangsa yang makmur adalah bangsa yang menegakkan keadilan pada rakyatnya, bangsa yang hancur adalah bangsa yang tidak menegakkan keadilan. Tidak boleh membedakan antara orang terpandang atau orang kaya dengan rakyat jelata, dalam islam semua harus adil tidak memandang sekaya apa hartanya atau semiskin apa dia semua harus rata sesuai dengan porsinya masing-masing," ujarnya.

Mahasiswa semester tiga ini pun menjelaskan bahwa adil itu bermakna al-mizan dan bersifat lektalionis juga kompromi, yang artinya ukuran-ukuran itu tidak berat sebelah keadilan mesti seperti timbangan yang seimbang.

"Kita perlu menanamkan di otak kita, dihati kita, diperilaku kita, untuk menjadi pribadi yg adil, adil terhadap diri sendiri, adil terhadap keluarga, adil terhadap masyarakat dan mudah-mudahan allah juga menganugerahkan pemimpin yang adil untuk negara kita", katanya.

Reporter: Nisa Mulyaningtias Azizah, KPI/3C

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia