x
BREAKING NEWS

Kamis, 19 November 2020

Berbicaralah Tapi Ada Hati Yang Haus Dijaga

Olleh : Andhika Bayu Nugroho

Kebebasan merupakan hal yang melekat dengan zaman sekarang. Bahkan kita dapat melakukan hal hal yang sebelumnya sulit untuk dilakukan salah satu contonya berpendapat ,mengingat kita hidup di era teknologi  yang maju dan berkembang  maka semua bisa dengan mudah untuk disampaikan dengan menggunakan banyak media, dan jika kita perhatikan hal ini menjadi penting, masyarakat terutama remaja harus sadar pentingnya kebebasan berpendapat.

Banyak isu yang sekarang sedang beredar, jika masyarakat tidak membicarakannya maka lambat laun isu itu akan hilang dengan sendirinya. Banyak media yang dapat dijadikan sarana untuk berpendapat contohnya media social. Masyarakat dapat membuat opini pribadi tentang isu tersebut dengan maksud membuat masyarakat lain ikut peduli dengan isu tersebut.

Kebebasan berpendapat merupakan hak setiap individu, dimana setiap individu dapat mengutarakan pendapat pribadinya dengan bebas namun tetap dalam koridornya. Jangan sampai kebebasan berpendapat disalah artikan sehingga dapat menimbulkan keributan bahkan perpecahan.

Kebebasan berpendapat tentu harus dilakukan dengan cara yang smart atau tepat. Jangan sampai kebebasan berpendapat ini membuat kita menulis opini seenaknya sehingga menimbulkan konflik. Perlu diingat juga kita harus beropini sesuai kapasitas diri dan sesuai fakta dan data yang ada.

Maka dari itu ada baiknya kita meminimalisir  hal-hal yang tidak diinginkan dengan cara: Hindari beropini yang menyulut perpecahan, mengetahui isu secara detail, memikirkan terlebih dahulu pendapat yang akan di sampaikan, menyampaikan dengan sopan dan santun, peraturan pemerintah mengenai berpendapat UU ITE pada media online.

Sebagai orang yang mempunyai etika dalam berpendapat kita dapat meminimalisirkan risiko yang dapat merugikan diri sendiri bahkan merugikan orang lain dengan cara-cara di atas. Jadi, untuk itu tidak ada yang perlu ditakutkan dalam kebebasan berpendapat namun tetap perlu hati-hati, obyektif, dan santun agar tidak kelewatan dalam berpendapat.

Oleh karena itu negara Indonesia membutuhkan generasi muda yang produktif, aktif, kreatif dan tentunya pandai mengemukakan pendapatnya dan mewujudkan fokus . Semakin banyak opini positif yang di berikan kepada masyarakat, maka akan membentuk perubahan yang lebih baik bagi masyarakat luas, masyarakat lebih mengenal isu dengan baik, dan tentunya remaja Indonesia yang semakin pandai berpendapat.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia