x
BREAKING NEWS

Kamis, 26 Desember 2019

Toleransi Jangan Hanya di Diksi, tapi Harus Disertai Aksi.

Manusia lahir di dunia  tidak akan pernah luput dari segala bentuk perbedaan, perbedaan ini dapat ditemukan di mana pun seseorang menepatkan diri. Baik dalam lingkup terdekatnya seperti keluarga, teman dekat, teman kelas, tetangga, sampai yang paling jauh ke tingkat lingkup dunia. Dan mau tidak mau, kita harus siap untuk menerima dan menghadapinya. Perbedaan yang dimaksd itu meliputi; perbedaan pendapat, warna kulit, bentuk wajah, tinggi badan, suku, budaya dan perbedaan-perbedaann lain sampai ke perbedaan keyakinan.

Menjelang akhir tahun, isu tentang perbedaan keyakinan menjadi hal yang kembali hangat untuk dibahas, pasalnya, seperti yang kita ketahui, bahwa Tahun Baru erat kaitannya dengan Hari Raya Natal, yaitu hari raya yang dirayakan oleh umat kristiani. Dan rasanya, sudah menjadi tradisi tahunan untuk memperdebatkan masalah ini. Selain karena datang dari kaum yang minoritas ( Kaum Nasrani ), Natal menjadi persoalan karena ada dua pendapat yang memberikan fatwa hukum akan boleh atau tidaknya mengucapkan natal.

Jika kita lihat pada sejarah, yaitu ketika Nabi Muhammad saw hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad menjunjung tinggi nilai toleransi, beliau hidup berdampingan dengan para penganut agama non-islam. bahkan, beliau mengeluarkan piagam madinah yang  bertujuan untuk mengutuhkan hubungan antara islam dan non-islam. selain itu, seperti yang kita ketahui bahwa perbedaan itu murni diciptakan oleh Allah swt, namun, masih saja ada beberapa oknum yang enggan untuk menerima perbedaan ini.

Seharusnya, kita sebagai masyarakat yang menyandang status mayoritas, kita harus mempunyai sikap yang mencerminkan sikap kemah lembut, mampu merangkul dan bukan memukul. Jangan hanya karena pengucapan Natal –yang niatnya—untuk menghargai hubungan antar perbedaan, malah menjadi oerdebatan yang tak berkesudahan, karena, jika iman kita memang benar-benar kuat, kita tidak akan pernah  goyah hanya karena ucapan yang berakhir pada katup bibir saja.



Oktavia Rahmawati

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia